AI News - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) diproyeksikan akan turun ke kisaran 6.578-6.598 setelah menutup pada 6.619, turun 0,25% pada perdagangan Selasa 8 September 2026, di tengah tekanan jual yang terus menguat.
Poin Penting
- IHSG ditutup pada 6.619, turun 0,25% pada perdagangan Selasa 8 September 2026.
- Level support terdekat berada di 6.561 dan 6.476; resistance di 6.705 dan 6.755.
- Analisis teknikal menilai IHSG berada di akhir wave v, sehingga rawan koreksi ke area 6.578-6.598.
- Empat saham terpilih berada dalam zona tekanan jual; masing.
Mengapa IHSG Dinilai Rentan Terkoreksi pada Sesi Ini?
IHSG dipandang rawan koreksi karena secara teknikal sudah mencapai akhir wave v dari wave (c), kata riset MNC Sekuritas yang dilaporkan Pasardana. Kondisi ini menciptakan area koreksi terdekat di 6.578-6.598, memperkuat probabilitas penurunan lebih lanjut. Tekanan jual yang meningkat menggeser harga ke bawah support pertama 6.561, sementara resistance pada 6.705 dan 6.755 belum teruji, menandakan kurangnya momentum beli. Dengan demikian, investor harus memantau pergerakan di sekitar level support tersebut karena setiap pelanggaran dapat memicu penurunan tajam.
Apa Dampak Koreksi Terhadap Saham , , , dan ?
Empat saham yang disorot mengalami tekanan jual meski masing-masing memiliki peluang pergerakan berbeda, sebagaimana dijelaskan IDX Channel. turun 1,05% ke Rp940 dan berada pada wave (iv) dari wave [c], sehingga disarankan beli pada rentang Rp890-Rp910 dengan target Rp985-Rp1.015. naik 3,13% ke Rp9.075, berada di wave (v) dari wave [c]-B, sehingga rekomendasi beli pada Rp8.750-Rp8.975 dengan target Rp9.250-Rp9.500. terkoreksi 0,69% ke Rp2.880, masih di atas stoploss Rp2.850, memberi sinyal trading buy pada Rp2.860-Rp2.880 dengan target Rp2.980-Rp3.020. , yang turun 1% ke Rp1.975, berada di awal wave (c) dari wave [y] dan dianjurkan jual pada rentang Rp2.000-Rp2.020, mengingat risiko koreksi ke Rp1.650-Rp1.790. Kombinasi ini menunjukkan bahwa meskipun pasar secara umum lemah, peluang selektif tetap ada pada level harga tertentu.
Bagaimana Level Support dan Resistance Menentukan Risiko Selanjutnya Bagi Investor?
Support dan resistance menjadi acuan utama bagi investor untuk menilai risiko selanjutnya, mengutip data riset MNC Sekuritas yang juga disampaikan IDX Channel. Jika harga IHSG mampu mempertahankan di atas support 6.561, potensi penurunan dapat terbatasi dan peluang rebound jangka pendek muncul. Sebaliknya, penembusan di bawah support 6.476 dapat membuka koreksi lebih dalam menuju area 6.578-6.598, meningkatkan volatilitas. Di sisi atas, tembus resistance 6.705 dapat mengindikasikan pemulihan terbatas, tetapi hingga resistance 6.755 belum teruji, sehingga masih ada ketidakpastian. Investor sebaiknya menyesuaikan posisi dengan menempatkan stoploss di sekitar support kritis dan memanfaatkan level target pada saham individual untuk mengelola eksposur.
Sumber : AI News
powered by: IPOTNEWS.COM