Apakah Gaji Besar Akan Menjamin Anda Sukses Secara Keuangan ?
Monday, December 22, 2025       15:02 WIB

Pertanyaan ini, apakah gaji yang besar akan menjamin Anda sukses secara finansial, menjadi penting karena sebagian besar dari kita terlahir bukan sebagai anak orang kaya. Artinya, kita harus bekerja keras untuk memenuhi semua kebutuhan kita, dan kemungkinan besar kita harus bekerja pada Perusahaan milik orang lain.
Pada waktu kita baru lulus kuliah, kita tidak punya banyak pilihan kecuali mengirim surat lamaran ke banyak perusahaan untuk mencari pekerjaan dengan harapan memperoleh gaji yang besar. Kemudian, kita mulai meniti karir, mulai dari menjadi  officer ,  supervisor ,  assistant manager ,  manager ,  vice president , dan, barangkali jika kita cukup beruntung, direktur perusahaan.
Sebagai seorang karyawan, penting bagi kita untuk bertanya: apakah memperoleh jabatan dan gaji yang besar akan menjamin hidup kita akan sukses (secara keuangan)?
Untuk menjawab pertanyaan itu, kita terlebih dahulu harus memahami arti sukses secara keuangan ( financial success ). Kata sukses sendiri bersifat sangat subjektif dan dapat memiliki arti yang berbeda, bergantung pada siapa yang mengatakannya. Untuk itu, kita akan mencari makna dari kata sukses keuangan menurut survei.
Pada artikel kami terdahulu yang berjudul ' Arti Sukses Keuangan (Menurut Kata Sebagian Besar Orang Dalam Survei) ' kita menjadi tahu bahwa para orang dewasa muda ( young adults ) di AS menerjemahkan  Sukses Keuangan  sebagai:  (1) Hidup yang terbebas dari semua utang (64%), (2) Kemampuan memberi nafkah kepada keluarga (60%), dan (3) Kesanggupan untuk membiayai gaya hidup (Life Style ) yang bebas dari stress (58%) . Survei ini dilakukan oleh American Community Survei (2024).
Survei lain yang berjudul ' Secret to Success (2025) ' yang dilakukan oleh Empower, menunjukkan sedikit gambaran tentang arti sukses keuangan sebagaimana dirasakan oleh para responden survei serta apa yang perlu mereka lakukan untuk mencapai sukses keuangan ( financial success ) tersebut.
Buat para pembaca Ipotnews yang belum tahu siapa itu  Empower , kami sajikan beberapa data tentang Perusahaan itu, yang kami kutip dari situs  web  resmi Perusahaan tersebut.  Empower  adalah Perusahaan penyedia jasa perencanaan pensiun ( retirement plan ) terbesar kedua di Kanada yang melayani 17 juta orang nasabah individual dari 69,000 organisasi yang berbeda.  Empower  didirikan pada tahun 2014 oleh Great-West LifeCo, perusahaan asuransi di Canada.
Penentu Sukses Keuangan, Tindakan untuk Mencapainya, dan Hambatan yang Ada
Menurut survei yang dilakuan oleh Empower, sukses keuangan ditentukan oleh empat faktor: (1) kerja keras, bakat, (2) siapa yang Anda kenal, dan (3) keberuntungan. Rahasia menjadi sukses adalah (a) memiliki visi yang jelas, dan (b) bekerja lebih keras ( out-work ) dari orang lain.
Dikatakan oleh satu dari tiga responden, faktor (penghambat) terbesar untuk mencapai sukses keuangan adalah: (1) faktor ekonomi (35%), lalu (2) faktor ketidak-stabilan pendapatan ( irregular or insufficient income ) (30%), dan kemudian (3) kurangnya pengetahuan ( literacy ) tentang mengelola keuangan (20%).
Lebih dari satu per empat responden mengatakan bahwa faktor penghambat terbesar untuk sukses adalah tidak menetapkan sasaran keuangan yang jelas (28%). Lalu, faktor-faktor penghambat lainnya adalah (1) mengulur-ulur waktu untuk membuat perencanaan keuangan, (2) tidak memiliki tabungan yang cukup, (3) belanja yang terlalu boros ( over-spending ) serta tidak memiliki anggaran belanja ( budget ) yang efektif, dan (4) faktor utang ( debts ) yang sudah ada.
Sukses Keuangan Menurut Temuan Survei  Empower 
Menurut temuan dalam survei yang dilakukan oleh  Empower , sukses keuangan ( financial success ) dapat dilihat dari hal-hal berikut (setiap responden boleh memilih lebih dari dua jawaban, sehingga jumlah seluruhnya dapat mencapai lebih dari 200%): (1) kemampuan untuk membayar tagihan tepat pada waktunya (63%), (2) memiliki rumah tinggal sendiri (52%), dan (3) kemampuan untuk membayar biaya untuk bepergian ( travelling ) dan biaya hiburan ( entertainment ) (47%).
Sisa 40% responden menganggap sukses keuangan sebagai kemampuan untuk pensiun pada usia yang seharusnya, dan sementara masih bekerja mereka mampu untuk menikmati pekerjaannya (42%). Selanjutnya, memiliki Rencana Keuangan ( Financial Plan ) (45%), dan menyusun Perencanaan Pensiun ( Retirement Plan ) (30%) dipandang sebagai Langkah Keuangan ( Money Moves ) yang paling penting untuk mendorong tercapainya sukses yang lebih besar.
Para responden dalam survei Empower mengatakan bahwa jalur yang paling aman untuk mencapai sukses keuangan adalah (1) pekerjaan yang bergaji besar ( well-paying job ) (51%), (2) menabung sebanyak-banyaknya dimulai pada usia muda (46%), (3) membuat keputusan investasi yang tepat (46%).
Sebagian responden lagi menyatakan bahwa rahasia sukses keuangan adalah (1) memiliki Literasi Keuangan ( financial literacy ) yang cukup (36%), dan (2) tidak pernah berbelanja lebih besar daripada kemampuan (52%). Responden juga mengatakan bahwa definisi pribadi mereka tentang sukses keuangan seringkali bertentangan dengan apa yang yang dipahami oleh masyarakat.
Sebagian besar masyarakat menganggap bahwa sukses keuangan berarti memiliki sejumlah tertentu uang atau harta. Masyarakat juga seringkali menyamakan sukses keuangan dengan kekayaan (59%), kekuasaan (44%), dan ketenaran (35%).
Mengukur Sukses Keuangan
Anggota masyarakat yang lebih muda sekarang memiliki kriteria yang berbeda tentang arti sukses keuangan menurut mereka. Tidaklah mengherankan jika kemajuan karir pribadi saat ini diukur ( bench-marked ) secara berbeda, baik secara sosial mau pun secara finansial. Sebagai contoh, Gen Z mengukur kesuksesan sebagai memiliki jumlah gaji ( salary ) dan jumlah kekayaan ( net-worth ) yang jauh lebih besar dibandingkan Gen Millenial.
Apakah Uang adalah Kunci Kebahagiaan?
Memiliki banyak uang tidak selamanya berarti bahwa seseorang lebih sukses dibanding yang lain. Menurut  survei  yang dibuat oleh  Empower , sebagian besar orang mengukur kesuksesan dari kebahagiaan (59%), dibandingkan dengan kekayaan (27%).
Kebahagiaan dan kekayaan sangat berkaitan erat, menurut pendapat pribadi kami (Anda boleh tidak setuju). Memiliki banyak uang mungkin hal pertama yang ingin Anda capai. Tetapi, pada satu titik tertentu Anda mungkin akan mengatakan bahwa kekayaan yang Anda miliki itu sudah cukup ( enough is enough ).
Selanjutnya, Anda juga mungkin akan lebih berfokus bukan pada kebahagiaan ( happiness ), tetapi pada kepuasan ( satisfaction ). Intinya, orang yang telah merasa puas atas apa yang telah dicapainya atau atas apa yang telah dimilikinya tentu akan merasa bahagia.
Penghalang dalam Mencapai Sukses Keuangan
Beberapa penghalang terbesar yang dipercaya menghambat orang untuk mencapai sukses keuangan adalah:

Overspending and not budgeting

37%

Debt

36%

No savings

35%

Economy

35%

Income instability

30%

Not setting clear financial goals

28%

Procrastinating or delaying financial planning

26%

Lack of financial knowledge

20%

Perlu diingat, sukses keuangan juga bertumpu pada stabilitas keuangan yang ada. Stabilitas keuangan berarti Anda memiliki (1) kemampuan untuk mengelola semua kewajiban-kewajiban yang ada, (2) kemampuan untuk membayar biaya KPR atau biaya sewa rumah, dan (3) kemampuan untuk membentuk (atau menyisihkan sebagian gaji untuk ) Dana Cadangan ( Reserve Fund ) atau Dana Darurat ( Emergency Fund ).
Orang-orang pada masa sekarang harus 'berakrobat' untuk menghadapi (a) kenaikan biaya hidup, (2) volatilitas ekonomi yang semakin tinggi, dan (3) kenaikan biaya-biaya untuk mendapatkan perumahan yang layak (biaya sewa mau pun biaya angsuran KPR).
Di masa lalu, persoalan yang dihadapi mungkin berbeda. Misalnya, di masa orang tua atau kakek kita dahulu, sebagian besar karyawan hanya berpendidikan sekolah menengah saja. Tetapi sekarang, bahkan (calon) karyawan bergelar sarjana pun sulit mendapatkan pekerjaan.
Jadi, hambatan untuk sukses sekarang ini tidak lebih tinggi dibandingkan jaman dulu, tetapi hambatan untuk sukses sekarang berbeda. Sekarang dibutuhkan orang yang memiliki visi untuk masa depan yang lebih baik, dan mau bekerja dengan lebih ulet (dibandingkan orang lain) untuk mencapai cita-citanya.
Perencanaan adalah Kunci untuk Mencapai Sukses
Mengatasi hambatan untuk meraih sukses keuangan sesungguhnya dapat  semudah duduk dan mulai menulis Rencana Keuangan (Financial Plan) itu . Terutama apabila Anda telah mengetahui sasaran keuangan yang ingin Anda capai, misalnya: (1) untuk jangka pendek, membayar semua tagihan yang akan datang tepat pada waktunya, (2) untuk jangka menengah, memiliki rumah tinggal sendiri (dalam waktu sepuluh tahun), dan (3) untuk jangka panjang, pensiun pada saat Anda berusia 60 tahun (dan memiliki tabungan Dana Pensiun yang cukup untuk membiayai masa pensiun Anda).
Jadi, kuncinya adalah membuat perencanaan yang benar. Apakah Anda sudah siap?
 Oleh : Fredy Sumendap, CFA 

Sumber : IPS