BEI Gelar Public Expose Live Virtual 7-11 September 2026, 45 Emiten Partisipasi
Tuesday, September 08, 2026       02:47 WIB

AI News - Bursa Efek Indonesia bersama PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia, dengan dukungan OJK, menyelenggarakan Public Expose Live secara virtual pada 7-11 September 2026. Acara ini menampilkan 45 perusahaan tercatat yang memaparkan kinerja serta strategi bisnis sebagai bagian peringatan 49-tahun pasar modal Indonesia.

Poin Penting

  • Jumlah perusahaan yang berpartisipasi: 45 Emiten.
  • Jadwal acara: 7-11 September 2026 secara virtual.
  • Penyelenggara: SRO yang terdiri atas BEI, KPEI , dan KSEI didukung OJK.
  • Tujuan utama: meningkatkan literasi pasar modal dan memperkuat komunikasi antara manajemen dan investor.
  • Partisipasi publik tahun 2025: 11.954 peserta pada edisi sebelumnya.

Apa Tujuan Utama Public Expose Live 2026 Bagi Investor dan Emiten?


Menurut Pasardana, tujuan utama publikasi virtual ini adalah menyediakan platform terbuka bagi 45 emiten untuk menyampaikan kinerja keuangan, strategi pertumbuhan, dan prospek bisnis secara langsung kepada investor serta masyarakat luas. Dengan menampilkan data terperinci selama lima hari, acara tersebut menegaskan komitmen SRO-yang meliputi BEI, KPEI , dan KSEI -untuk memperkuat transparansi dan membangun kepercayaan jangka panjang di pasar modal. Penekanan pada keterbukaan informasi ini diharapkan memungkinkan investor membuat keputusan yang lebih rasional, sementara perusahaan dapat memperoleh umpan balik real-time dari pemangku kepentingan. Pada akhirnya, inisiatif ini berkontribusi pada pembentukan pasar yang lebih berintegritas, berkelanjutan, dan kompetitif secara global.

Bagaimana Public Expose Live 2026 Membantu Memperluas Basis Investor di Indonesia?


CNBC Indonesia melaporkan bahwa format virtual memungkinkan investor dari seluruh pelosok negeri mengakses sesi presentasi tanpa biaya melalui portal resmi pubexlive.idx.co.id. Dengan menghilangkan hambatan geografis, acara ini membuka peluang bagi kalangan yang sebelumnya sulit menjangkau pertemuan tatap muka, sehingga basis investor lokal dapat tumbuh secara signifikan. Selain menampilkan 45 perusahaan tercatat, platform tersebut menyertakan sesi konferensi pers untuk media, memperluas eksposur informasi ke publik yang lebih luas. Dampak dari peningkatan akses ini adalah diversifikasi profil investor, potensi peningkatan likuiditas saham, serta penguatan ekosistem pasar modal Indonesia dalam jangka panjang.

Berapa Besar Partisipasi Publik pada Public Expose Live 2026 Dibandingkan Tahun Sebelumnya?


Data dari siaran pers BEI, yang dikutip oleh Pasardana, menunjukkan bahwa pada edisi 2025 tercatat sebanyak 11.954 peserta yang mengikuti rangkaian acara secara langsung. Dengan 45 emiten yang berpartisipasi pada 2026 dan pelaksanaan sepenuhnya virtual, penyelenggara berharap jumlah peserta dapat melampaui angka tersebut, mengingat kemudahan registrasi dan akses tanpa batas wilayah. Pengalaman tahun lalu memberikan patokan bahwa minat publik terhadap transparansi perusahaan tetap tinggi, sementara peningkatan format digital diharapkan memperluas jangkauan lebih jauh. Jika target kehadiran tercapai, hal ini akan menandakan keberhasilan strategi SRO dalam meningkatkan keterlibatan investor dan memperkokoh kepercayaan terhadap mekanisme pasar modal Indonesia.

 Disclaimer: This article was produced automatically by Artificial Intelligence (AI) through the compilation and synthesis of information from multiple news sources. It is not independent reporting and does not constitute investment advice. 


Sumber : AI News