Hasil Investasi Asuransi Jiwa Kuartal Ketiga Anjlok 96,1 Persen
Friday, December 07, 2018       16:48 WIB

Ipotnews - Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia ( AAJI ) menyebutkan, hasil investasi industri asuransi jiwa pada Kuartal III-2018 tercatat hanya senilai Rp1,28 triliun atau turun 96,1 persen dibanding periode sama di 2017 yang mencapai Rp32,53 triliun.
Ketua Bersama AAJI Wiroyo Karsono mengatakan, total investasi pada Kuartal III-2018 menurun sebesar 0,02 persen (yoy) menjadi Rp457,55 triliun. "Sehingga, pertumbuhan premi baru tidak cukup untuk menutup penurunan hasil investasi. Secara keseluruhan, pendapatan turun," katanya di Jakarta, Jumat (7/12).
Wiroyo mengatakan, total pendapatan industri asuransi jiwa pada Kuartal III-2018 mencapai Rp149,87 triliun atau menurun dibandingkan periode sama tahun sebelumnya sebesar Rp177,42 triliun.
"Total pendapatan industri asuransi jiwa pada periode tersebut mangalami perlambatan sebesar 15,5 persen, karena hasil investasi yang juga melambat," imbuhnya.
Dia menjelaskan, total pendapatan asuransi jiwa terdiri dari beberapa sumber, dan pendapatan premi merupakan kontributor terbesar. "Selain itu, juga ada dari investasi. Jadi yang menarik ke bawah adalah hasil investasi yang menurun cukup signifikan," ujar Wiroyo.
Total pendapatan premi, kata Wiroyo, berkontribusi sebesar 94 persen terhadap total pendapatan asuransi jiwa. Pada Kuartal III-2018, total pendapatan premi bertumbuh 1,2 persen (yoy) menjadi Rp140,94 triliun.
"Ini didorong oleh bertumbuhnya total premi bisnis baru yang meningkat sebesar 6,4 persen menjadi Rp89,58 triliun dan berkontribusi sebesar 63,6 persen terhadap total premi. Ini lebih besar dibandingkan kontribusi total premi lanjutan yang nilainya menurun 6,8 persen menjadi Rp51,36 triliun," paparnya.
Sementara itu, lanjut Wiroyo, produk unit link masih menjadi pendorong utama pertumbuhan total
pendapatan premi dengan kontribusi sebesar 58,4 persen dan produk tradisional menyumbang sebesar 41,6 persen.
Sedangkan, premi dari saluran distribusi keagenan juga mengalami pertumbuhan sebesar 6,2 persen dan berkontribusi terhadap total premi sebesar 39,7 persen.
Selanjutnya, saluran distribusi alternatif mengalami peningkatan sebesar 2,5 persen yang berkontribusi 18,3 persen terhadap total premi di kuartal ketiga tahun ini. (Budi)

Sumber : Admin

berita terbaru