Para Pemegang Saham Sepakat, SILO Tak Bagikan Dividen Tahun Buku 2018
Friday, March 15, 2019       17:45 WIB

Ipotnews - Emiten PT Siloam International Hospitals Tbk () tidak membagikan Dividen Tahun Buku 2018 karena telah mendapatkan restu dari pemegang saham untuk tidak membagikan dividen atas laba bersih.
Restu tersebut didapat setelah menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) dan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang dilaksanakan di Karawaci, Tangerang, Banten, Jumat (15/3).
Menurut Direktur Utama , Ketut Budi Wijaya, para pemegang saham menyetujui agar laba bersih buku tahun 2018 digunakan sebagai modal kerja perseroan pada 2019.
"Kami tidak akan membagikan dividen. Kami masih memerlukan dana untuk pengembangan," jelas Ketut seperti dikutip bisnis.com.
Berdasar pada laporan keuangan 2018, membukukan pendapatan sebesar Rp5,96 triliun atau naik 12,41% dari periode yang sama tahun sebelumnya yang senilai Rp5,3 triliun. Adapun laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat sebesar Rp16,18 miliar, anjlok 82,7% dari realisasi tahun sebelumnya yang mencapai Rp93,56 miliar.
Menurut paparan Ketut, penurunan laba terjadi karena pada 2018, perseroan memiliki biaya operasional yang lebih tinggi. Pasalnya, sejak 2017 hingga 2018, perseroan membangun 12 rumah sakit baru.
Adapun pada 2019, sudah mengoperasikan dua rumah sakit baru dan berencana mengoperasikan 3-5 rumah sakit baru. Sehingga, dividen atas laba bersih buku tahun 2018 tidak dibagikan.
"Karena awal tahun membuka 2 rumah sakit baru dan memiliki rencana 3-5 rumah sakit baru, jadi kebutuhan modal kerja dan capital expenditure (capex) besar," papar Ketut.
Melalui RUPSLB dan RUPST tersebut, juga mengumumkan penambahan anggota direksi yakni Phua Meng Kuan sebagai Chief Financial Officer dan Monica Surjapranata sebagai direktur eksekutif daerah Jawa Barat dan Jawa Tengah di Siloam Hospitals Group. Selain itu, mengumumkan pengunduran diri Budi Raharjo dan Andry sebagai direktur.
Kartini Sjahrir juga ditunjuk sebagai komisaris independen . Perseroan pun mengumumkan pengunduran diri anggota dewan komisaris Tjokro Libianto, Romeo Fernandez Lldeo, dan Farid Harianto. (winardi)

Sumber : Admin
5,075
2.3 %
115 %

203

BidLot

252

OffLot