News & Research

Reader

Bursa Siang: Saham Asia Merespons Positif The Fed, IHSG Turut Terkerek Naik  
Wednesday, January 12, 2022       12:54 WIB

Ipotnews - IHSG membukukan penguatan saat sesi I berakhir pada perdagangan hari Rabu (12/1). IHSG mendaki naik sebesar 0,18 persen (11 poin) ke level 6.659.
Indeks LQ45 +0,37% ke 943.
Indeks IDX30 +0,36% ke 504.
Indeks IDX80 +0,42% ke 132.
Jakarta Islamic Indeks (JII) +0,50% ke 561.
Indeks Kompas100 +0,53% ke 1.178.
Indeks Sri Kehati +0,46% ke 371.
Indeks SMInfra18 +0,35% ke 296.
Saham Top Gainers LQ45: , , , , , , .
Saham Top Losers LQ45: , , , , , , .
Saham Teraktif: , , , , , , .
Nilai transaksi Rp6,24 triliun. Volume perdagangan sebanyak 129,21 juta lot saham. Investor asing net buy Rp300,85 miliar. Rupiah stagnan terhadap USD di level Rp14.304 (12.00 PM).
Bursa Asia
Pasar saham Asia-Pasifik bergerak menguat saat sesi siang pada perdagangan hari Rabu (12/1). Bursa regional mengekor penguatan Wall Street seiring komentar Chairman the Fed yang tampaknya meyakinkan investor.
"Pasar saham rebound membalikkan tren penurunan belakangan ini karena komentar Chairman the Fed Jerome Powell meyakinkan investor bahwa the fed siap memperketat kebijakan moneter untuk menjaga stabilitas harga," kata analis ANZ Research Brian Martin dan Daniel Hynes.
Powell mengatakan kenaikan suku bunga dan kebijakan moneter ketat akan diperlukan untuk mengendalikan inflasi. Tetapi Fed tidak mengumumkan perubahan kebijakan yang dipercepat dari apa yang telah diisyaratkan oleh bank sentral.
Market saham Hong Kong bergerak menguat menjadi lokomotif market regional. Indeks Hang Seng naik 2 persen dimotori emiten teknologi setelah Hang Seng Tech Index naik 3,7 persen. Saham tekno papan atas di bursa Hong Kong di antaranya Tencent naik 3,13 persen. Alibaba naik 4,7 persen. Meituan melonjak 7,69 persen dan JD naik 9 persen.
Pasar saham China juga ada di zona hijau. Indeks Shanghai Composite naik 0,37 persen dan Indeks Shenzhen Component melaju 0,61 persen.
Indeks harga konsumen China periode Desember naik 1,5 persen (YoY), lebih rendah dibanding November sebesar 2,3 persen serta lebih rendah pula dari perkiraan para analis sebesar 1,8 persen. Sedangkan indeks harga pabrik naik 10,3 persen (YoY), melambat dibanding vulan sebelumnya sebesar 12,9 persen dan lebih rendah dari perkiraan analis naik sebesar 11,1 persen.
Pasar saham Jepang ikut mengekor penguatan. Indeks Nikkei 225 melonjak 1,86 persen sementara Indeks Topix naik 1,43 persen. Di bursa Korsel, Indeks Kospi naik 1,42 persen
Pasar saham Australia ke zona hijau. Indeks S&P/ASX200 naik 0,69 persen ditopang emiten pertambangan. Saham Kingsgate Consolidated naik 10 persen. Evolution Mining naik 4 persen. Newcrest naik 3,22 persen.
Indeks dolar AS drop ke level 95,601 persen dari sesi sebelumnya di 95,9.
Kurs Yen berada di posisi 115,28 terhadap USD.
Nilai tukar dolar Australia naik ke level $0,7208 terhadap dolar AS dari sesi sebelumnya di $0,71.
Minyak
Harga minyak bergerak menguat pada perdagangan hari Rabu (12/1), memperpanjang kenaikan di sesi sebelumnya setelah Chairman Federal Reserve AS mengisyaratkan bank sentral dapat menaikkan suku bunga lebih lambat dari yang diharapkan, yang akan mendukung permintaan minyak dalam waktu dekat.
Minyak Brent naik 0,3 persen ke harga USD83,94 per barel. Minyak WTI naik 0,5 persen ke harga USD81,60 per barel.
(cnbc/idx/bloomberg/reuters)

Sumber : Admin

powered by: IPOTNEWS.COM

An error occurred.