News & Research

Reader

Sekuritisasi Cara Jitu Ubah Aset Jadi Likuid : Wamenkeu
Thursday, July 07, 2022       15:29 WIB

Ipotnews - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mendorong agar perusahaan - perusahaan pembiayaan khususnya yang bergerak di sektor perumahan untuk lebih intens melakukan pengembangan sekuritisasi aset.
Sekuritisasi pada lembaga pembiayaan dapat menciptakan sumber likuiditas baru melalui perubahan aset yang tidak likuid seperti rumah dalam bentuk pinjaman, menjadi lebih likuid dalam bentuk pinjaman menjadi surat berharga.
Wakil Menteri Keuangan, Suahasil Nazara, mengatakan upaya ini dibutuhkan agar lembaga penyedia pendanaan di sektor perumahan dapat terus memberikan dukungan upaya menekan gap kepemilikan dan kepenghunian rumah di Indonesia. Menurutnya dengan sekuritisasi dapat salah satu solusi yang dapat mengurangi risiko maturity mismatch yang biasa terjadi dalam pembiayaan jangka panjang, contohnya pada sektor perumahan.
"Tentu salah satu hal yang harus kita dorong adalah sekuritisasi di pasar perumahan. Selain itu, sekuritisasi juga menciptakan nilai dengan mengurangi biaya perantara dan meningkatkan peluang untuk berbagi risiko dan diversifikasi risiko," kata Suahasil dihari kedua dalam acara Securitization Summit 2022: Unlocking Securitization Role in Developing Sustainable Finance" yang digelar oleh Direktorat Jederal Kekayaan Negara dan PT Sarana Multigriya Fiansial (Persero) atau SMF, Kamis (7/7) secara virtual.
Suahasil menegaskan bahwa untuk mendukung pasar sekuritisasi yang lebih baik, diharapkan para pelaku pasar dapat berkolaborasi dan aktif memberikan masukan kepada juga regulator. Selain itu investor juga perlu membangun pemahaman yang sama tentang sekuritisasi aset dan instrumennya.
"Masukan dari seluruh stakeholder menjadi sangat penting sehingga pemerintah dapat semakin menajamkan kebijakannya. Saya berharap forum ini nanti akan memunculkan ide-ide baru untuk mempelajari praktik-praktik baik yang dilakukan di negara lain, dan membuka wawasan para pihak dan seluruh pelaku pasar yang terlibat dalam sekuritisasi," imbuhnya.
Ia mengatakan bahwa sektor industri perumahan adalah salah satu sektor yang mendapatkan pukulan yang cukup dalam saat pandemi. Oleh karena itu menurutnya sektor ini kemudian menjadi prioritas untuk dapat segera dipulihkan.
"Saya ingin memastikan bahwa sektor perumahan akan terus didukung oleh pemerintah, terutama sektor perumahan untuk masyarakat berpenghasilan rendah. Dukungan pemerintah selama ini juga sangat luar biasa melalui berbagai macam cara pemerintah memberikan support kepada Tapera melalui Fasilitas Likuiditas Pendanaan Perumahan," katanya. (Marjudin)

Sumber : admin

powered by: IPOTNEWS.COM