News & Research

Reader

Siklus Moneter Ketat The Fed Tertunda, Harga Emas Kinclong
Saturday, January 12, 2019       07:23 WIB

Ipotnews - Posisi harga logam mulia sukses menguat pada perdagangan akhir pekan ini. Logam mulia ada di jalur penguatan keempat pekannya seiring pelemahan harga saham di bursa USA dan ekspektasi yang menguat bahwa the Fed mungkin menahan siklus kebijakan moneter ketatnya.
Harga emas di pasar spot naik 0,1 persen ke harga USD1.287 per ons. Di pasar futures naik USD2,10 ke harga USD1,289 per ons.
"Dengan turunnya pasar saham di akhir pekan, terdapat banyak dana mencari cara lebih aman ke aset emas," kata Bob Haberkorn, Analis Senior RJO Futures. Indeks pasar saham global melemah setelah 5 hari menguat beruntun.
"Pasar saham tampak sedikit berat di level ini dan kemarin pidato Chairman the Fed Jerome Powell menyatakan the Fed mungkin akan bersikap dovish pada kenaikan suku bunga yang banyak mendukung penguatan harga emas," tambah Haberkorn.
Pada Kamis pekan ini, Jerome Powell menyatakan the Fed akan bersabar dalam menentukan kebijakan suku bunga acuan.
"Data inflasi baru-baru ini di seluruh dunia mengarah ke prospek kenaikan harga yang kendur pada bulan-bulan ke depan," kata Jim Wyckoff, Senior Analis Kitco Metals dalam risetnya.
Menurutnya hal itu seharusnya memungkinkan bank sentral global menjadi kurang hawkish pada kebijakan moneter mereka, yang akan menjadi elemen bullish bagi pasar logam mulia.
Harga emas naik 0,3 persen secara weekly, terutama ditopang oleh pelemahan dolar AS. USD turun ke posisi terendah dalam 3 bulan terakhir pada trading hari Kamis pekan ini seiring pernyataan dovish the Fed serta pengenduran eskalasi konflik dagang USA dan China.
Analis OANDA, Craig Erlam menyebut level resisten harga emas di posisi USD1.300 terlihat sangat rentan. Penghindaran risiko telah mendukung harga (emas). "Tetapi kita lihat sekarang, pendorong utamanya adalah dolar," ujarnya.
Harga Palladium turun 0,37 persen ke USD1.317 per ons. Naik 1,4 persen secara mingguan. Platinum melemah 1,09 persen ke harga USD810,90 per ons dan turun 1 persen secara mingguan.
Sedangkan harga perak nak 0,19 persen ke level USD15,59 per ons. Namun harga silver ada di jalur pelemahan secara mingguan setelah menguat dalam 3 pekan terakhir.
(reuters/mk/cnbc)

Sumber : admin

powered by: IPOTNEWS.COM