News & Research

Reader

Bursa Siang: Sentimen Konflik Dagang Berlanjut, IHSG ke Zona Merah
Monday, February 11, 2019       12:46 WIB

Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) berada di zona merah pada akhir perdagangan sesi pagi hari Senin (11/2). IHSG tergerus -0,09 persen (-6 poin) ke level 6.515.
Indeks LQ45 -0,33% ke 1.024. Indeks IDX30 -0,28% ke level 563. IDX80 -0,2% ke 147. Indeks JII -0,48% ke 714. Indeks Kompas100 -0,18% ke 1.332. Indeks Sri Kehati -0,16 persen ke 399 dan Indeks SMInfra18 -0,01 persen ke level 333.
Saham top gainer: , , , , , , .
Saham-saham top loser: , , , , , , .
Saham Teraktif: , , , , , , .
Nilai transaksi mencapai Rp3,57 triliun. Volume trading sebanyak 68,34 miliar saham. Investor asing membukukan jual bersih -Rp174,09 miliar.
Nilai tukar rupiah melemah -0,54% ke posisi Rp14.040 terhadap dolar AS. (12:00 pm).
Bursa Asia
Market saham Asia bergerak melemah pada perdagangan sesi pagi hari Senin (11/2). Para pemodal tak kuasa menahan kecemasan terhadap pertumbuhan global, situasi politik domestik di AS serta perang dagang AS dan China.
Indeks Asia Pacific (benchmark pasar saham Asia dan Pasifik) bergerak di zona merah, turun 0,1 persen.
Para pemodal di bursa Asia kini mencermati negosiasi konflik dagang AS dan China pada pekan ini yang akan digelar di Beijing, China.
Setelah pada pekan lalu pasar saham Asia berakhir melemah, cerminan naiknya kekhawatiran apakah AS dan China akan mencapai kata sepakat dalam mengurangi konflik dagang sebelum batas waktu 1 Maret," kata Rodrigo Catrill, Analis National Australia Bank.
Menurut dia, ketidakpastian perdagangan yang dimotori AS bersamaan dengan meningkatnya kekhawatiran perlambatan pertumbuhan ekonomi global telah terlihat demand terhadap global bond naik.
Pasar saham China kembali beraktivitas lagi pasca libur hari tahun baru Imlek. Saat aktivitas trading sedang berlangsung jelang akhir sesi pagi, Indeks Shanghai di zona hijau. Indeks Shenzhen Component naik 0,916 persen dan Indeks Shenzhen Composite naik 0,922 persen.
Di bursa saham Hong Kong, Indeks Hang Seng bergerak melandai. Indeks Kospi di bursa Korsel melemah 0,3 persen. Saham unggulan Samsung Electronics drop 0,89 persen.
Sedangkan Indeks ASX200 di bursa Australia ada zona merah, turun 0,46 persen. Indeks sektor finansial menjadi lokomotif pelemahan setelah melemah 1,56 persen. Saham banking dalam tekanan seperti ANZ Banking Group drop 2,05 persen. Commonwealth Bank of Australia turun 1,59 persen. Westpac turun 1,96 persen.
Di pasar finansial, Indeks dolar AS ke level 96,631 atau melemah dibanding posisi sebelumnya di level 96,8. Nilai tukar yen di posisi 109,78 terhadap dolar AS atau menguat dibanding posisi sesi kemarin di level 110. Dolar Australia pada posisi $0,7097 melanjutkan pelemahan setelah turun dari level $0,721 pada perdagangan pekan lalu.
Indeks Nikkei 225 (Jepang) -libur
Indeks Hang Seng (Hong Kong) +0,23% di posisi 28.009.
Indeks Shanghai (China) +0,83% ke posisi 2.639
Indeks Straits Time (Singapura) -0,54% ke 3.184.
Minyak
Harga minyak melemah pada perdagangan sesi pagi, hari Senin (11/2) di pasar komoditas Asia. Tekanan harga ini terjadi seiring aktivitas drilling di AS melonjak selain faktor pasar finansial yang tertekan oleh kekhawatiran terhadap perang dagang.
Minyak WTI drop 63 sen ke harga USD52,09 per barel (pukul 03:47 GMT). Sedangkan minyak Brent juga melemah 49 sen ke harga USD61,61 per barel.
(cnbc/reuters/awj/idx)

Sumber : admin

powered by: IPOTNEWS.COM


Berita Terbaru

Wednesday, Feb 20, 2019 - 14:09 WIB
Laba Bank CIMB Niaga Naik Jadi Rp3,3 T
Wednesday, Feb 20, 2019 - 14:09 WIB
Siapkan Belanja Modal Rp 2 8 T, Smartfren: Bukan Buat Akuisisi
Wednesday, Feb 20, 2019 - 14:08 WIB
Smartfren Akui Buka Peluang Merger
Wednesday, Feb 20, 2019 - 14:05 WIB
Australia shares falter on weak earnings; NZ up
Wednesday, Feb 20, 2019 - 14:03 WIB
Indian shares join Asian rally; RIL, Infosys drive gains
Wednesday, Feb 20, 2019 - 14:02 WIB
Shanghai shares slip as investors pocket gains
Wednesday, Feb 20, 2019 - 13:54 WIB
Januari 2019, Volume OB Delta Dunia Makmur (DOID) Tumbuh 23%
Wednesday, Feb 20, 2019 - 13:50 WIB
Semen Indonesia (SMGR) Catatkan Volume Penjualan 2,15 Juta Ton Sepanjang Januari 2019
Wednesday, Feb 20, 2019 - 13:50 WIB
Wahana Interfood Nusantara Incar Rp33 Miliar dari IPO
Wednesday, Feb 20, 2019 - 13:46 WIB
PT Asahimas Tambah Pabrik Kaca di Cikampek