News & Research

Reader

Bursa Sore: Variatif Sepanjang Sesi, IHSG Berbalik Melemah
Thursday, October 10, 2019       16:45 WIB

Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) sempat rebound di sesi pagi finis melemah di perdagangan hari Kamis (10/10). Indeks turun -6 poin (-0,09 persen) ke level 6.023 setelah bergerak variatif sepanjang sesi.
Indeks LQ45 -0,14% ke 933. Indeks IDX30 -0,23% ke level 508. Indeks IDX80 -0,14% ke 132. Indeks JII -0,53% ke posisi 660. Indeks Kompas100 -0,13% ke 1.197. Indeks Sri Kehati -0,10 persen ke 374. Indeks SMInfra18 -0,16 persen ke level 306.
Saham-saham teraktif: , , , , , , .
Saham-saham top gainers LQ45: , , , , , , .
Saham-saham top losers LQ45: , , , , , , .
Nilai transaksi mencapai Rp8,38 triliun. Volume trading sebanyak 125,20 juta lot saham. Investor asing membukukan jual bersih -Rp565,34 miliar.
Nilai tukar rupiah naik +0,14 persen ke level Rp14.145 terhadap USD (04.00 pm).
Bursa Asia
Sebagian besar market saham Asia rebound pada perdagangan hari Kamis (10/10). Para investor mencermati perkembangan negosiasi damai konflik dagang AS vs China menjelang negosiasi di level pejabat tinggi antara kedua negara di akhir pekan ini.
Indeks MSCI Asia Pasifik (tidak termasuk market saham Jepang) menguat 0,18 persen.
Market saham China ke zona hijau saat akhir sesi. Indeks Shenzhen Composite naik 1,413 persen ke level 1.631. Indeks Shenzhen Component melaju 1,38 persen pada level 9.638.
Koran New York Times pada Rabu kemarin memberitakan bahwa Presiden AS Donald Trump menyiapkan bantuan lisensi yang akan mengizinkan perusahaan-perusahaan AS menjual pasokan non sensitif kepada Huawei. Awal tahun ini, AS melarang penjualan ke raksasa telekomunikasi China tersebut dengan mempertimbangkan alasan keamanan nasional.
"Apapun kesepakatan perdagangan yang berhasil dicapai tidak peduli seberapa sepele akan menghindari penerapangan perang tarif impor lebih lanjut," kata Robert Carnell, Analis ING kawasan Asia Pasifik seperti dikutip CNBC . Menurutnya kesepakatan yang gagal tercapai akan mengembalikan pasar ke posisi menghindari risiko.
Di pasar saham Hong Kong Indeks Hang Seng juga bergerak ke zona hijau.
Sementara di bursa Jepang, Indeks Nikkei 225 bergerak positif saat akhir perdagangan. Indeks Topix melandai ke posisi 1.582. Order peralatan mesin inti Jepang di periode Agustus turun secara berturut-turut, demikian seperti dilansir data yang dirilis kantor PM Jepang, Kamis.
Sedangkan Indeks ASX 200 di bursa Australia bergerak flat dan berakhir ke posisi 6.547. Indeks Kospi (Korsel) ke zona merah setelah turun 0,88 persen ke posisi 2.028.
Indeks dolar AS melorot ke level 98,889 dibandingkan sesi sebelumnya pada posisi 99,067.
Nilai tukar yen melemah ke posisi 107,51 terhadap USD dibanding posisi sesi awal di level 107,02 yen.
Dolar Australia melaju ke posisi $0,6745 dibanding sesi sebelumnya pada level $0,6707.
Indeks Nikkei 225 (Jepang) +0,45% ke level 21.551.
Indeks Shanghai (China) +0,78% ke posisi 2.947.
Indeks Hang Seng (Hong Kong) +0,10% pada level 25.707.
Indeks Straits Times (Singapura) -0,05% pada level 3.088.
Bursa Eropa
Market saham Eropa bergerak melemah saat menit-menit awal pada perdagangan hari Kamis (10/10) pagi waktu setempat. Negosiasi damai perang dagang tingkat pejabat tinggi AS dan China akan dimulai hari ini dengan latar belakang tensi ketegangan geopolitik.
Indeks DAX (Jerman) -0,28% pada posisi 12.060.
Indeks FTSE (Inggris) -0,37% ke level 7.140.
Indeks CAC (Perancis) -0,04% di posisi 5.497.
Oil
Harga minyak lanjut tergelincir saat sesi sore pada perdagangan hari Kamis (10/10) di tengah kekhawatiran terhadap pelemahan demand karena negosiasi damai perang dagang AS vs China diperkirakan tidak membantu untuk mengakhiri perang dagang kedua negara. Hal ini menambah kegelisahan tentang prospek ekonomi global.
Minyak Brent turun 11 sen ke harga USD 58,21 per barel (03.54 GMT). Minyak WTI melemah 11 sen ke harga USD 52,48 per barel.
(cnbc/reuters/awj/idx)

Sumber : admin

powered by: IPOTNEWS.COM