News & Research

Reader

China Pesimistis Capai Kesepakatan Dagang, Ekuitas Eropa Melemah
Tuesday, November 19, 2019       03:28 WIB

Ipotnews - Saham Eropa ditutup lebih rendah, Senin, setelah sumber di pemerintahan China mengatakan bahwa  mood  Beijing seputar kesepakatan perdagangan dengan Amerika Serikat pesimistis.
Pan-Eropa Stoxx 600 berakhir melemah 0,01% atau 0,05 poin menjadi 405,99, dengan sektor otomotif anjlok 2,3% sementara utilitas melawan tren untuk melonjak hampir 1%, demikian laporan   CNBC  , Senin (18/11) atau Selasa (19/11) dini hari WIB.
Pasar regional utama ditutup variatif. Di Inggris, Indeks FTSE 100 menguat 0,07% atau 4,76 poin menjadi 7.307,70, sedangkan rekannya di Jerman, DAX melemah 34,74 poin atau 0,26% menjadi 13.207,01, dan CAC Prancis berkurang 0,16% (9,48 poin) menjadi 5.929,79.
Sentimen berubah hati-hati setelah   CNBC   melaporkan bahwa sumber pemerintah China mengatakan Beijing merasa terganggu oleh keengganan Presiden Donald Trump untuk menurunkan tarif, dan sekarang mungkin menunggu perkembangan kesepakatan ketika sidang pemakzulan yang sedang berlangsung dan pemilu presiden tahun depan.
Wakil Perdana Menteri China Liu He melakukan percakapan telepon, Sabtu pagi, dengan Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin dan Perwakilan Dagang AS Robert Lighthizer mengenai kesepakatan perdagangan "fase pertama", lapor media pemerintah China  Xinhua. 
Kedua belah pihak melakukan "diskusi yang konstruktif" tentang "masalah utama masing-masing" dan sepakat untuk tetap berhubungan erat. Percakapan tersebut dilakukan atas permintaan Mnuchin dan Lighthizer, menurut  Xinhua . Penasihat Ekonomi Gedung Putih Larry Kudlow, Jumat, mengatakan bahwa Washington dan Beijing hampir mencapai kesepakatan.
Di Inggris, para pemimpin politik, Senin, mengajukan manifesto pemilu mereka kepada para pemimpin bisnis yang berkumpul di konferensi Konfederasi Industri Inggris di London. Perdana Menteri Boris Johnson kembali berjanji untuk mengakhiri ketidakpastian Brexit yang telah merusak lingkungan bisnis negara itu sejak referendum Uni Eropa, Juni 2016.
Pergerakan Saham
Saham Qiagen melonjak 8,5% setelah perusahaan itu mengkonfirmasi bahwa mereka sedang menjajaki penjualan mengikuti indikasi ketertarikan.
Saham Aviva turun 4,8% ke dasar indeks  blue chip  Eropa setelah perusahaan asuransi Inggris itu mengatakan akan mempertahankan operasinya di China dan Singapura di tengah tinjauan yang sedang berlangsung terhadap bisnis Asia-nya.
Saham Volkswagen merosot 4,4% setelah memotong prospek jangka menengah untuk operasi dan penjualan. (ef)

Sumber : Admin

powered by: IPOTNEWS.COM