News & Research

Reader

Investor Tunggu Keputusan Kebijakan The Fed, Logam Kuning Bersinar
Thursday, September 17, 2020       03:31 WIB

Ipotnews - Emas menguat, Rabu, menjelang keputusan kebijakan The Fed, yang diperkirakan mengulangi sikap kebijakan moneter yang  dovish  untuk mendukung pemulihan ekonomi dari krisis virus korona.
Harga emas di pasar spot naik 0,3% menjadi USD1.960,60 per ounce pada pukul 24.42 WIB, setelah mencapai level tertinggi sejak 2 September di USD1.973,16 per ounce, demikian laporan  Reuters,  di Bengaluru, Rabu (16/9) atau Kamis (17/9) dini hari WIB. Sementara, emas berjangka Amerika Serikat ditutup meningkat 0,2% menjadi USD1.970,50 per ounce.
"Ekspektasinya adalah Federal Reserve akan membiarkan suku bunga rendah untuk jangka waktu yang sangat lama, dan angka inflasi melebihi tingkat target 2% mereka," kata David Meger, Direktur Perdagangan Logam di High Ridge Futures.
Keputusan kebijakan The Fed akan diumumkan pukul 18.00 GMT. Pertemuan tersebut merupakan yang pertama sejak bank sentral mengambil sikap lebih santai terhadap inflasi, bulan lalu. Pengumuman tersebut akan diikuti konferensi pers Chairman The Fed Jerome Powell.
Sementara itu, belanja konsumen AS melambat pada Agustus, menunjukkan mandegnya pemulihan ekonomi dari efek virus korona.
"Data ekonomi yang lebih lemah itu mendukung gagasan The Fed akan tetap akomodatif, bahwa akan ada stimulus lain yang dirilis Kongres AS; ini adalah pilar utama dukungan bagi emas," kata Meger.
Suku bunga yang lebih rendah cenderung membebani imbal hasil obligasi dan dolar, memperkuat daya tarik emas yang tidak memberikan bunga.
Logam lainnya, perak turun 0,2% menjadi USD27,19 per ounce, platinum merosot 1,5% menjadi USD963,59 per ounce dan paladium menyusut 1% menjadi USD2.385,91 per ounce. (ef)

Sumber : Admin

powered by: IPOTNEWS.COM