News & Research

Reader

Pendapatan Diamond Food Indonesia (DMND) tumbuh 6,71% di kuartal I 2020
Saturday, June 06, 2020       16:08 WIB

JAKARTA - PT Diamond Food Indonesia Tbk belum lama ini merilis laporan kinerjanya di kuartal I 2020.
Berdasarkan laporan keuangan kuartal I 2020 yang dipublikasikan pada Kamis (4/6), emiten berkode saham () ini membukukan pendapatan sebesar Rp 1,72 triliun di kuartal I 2020. Realisasi ini naik 6,71% dari pendapatan pada kuartal I tahun lalu yang tercatat sebesar Rp 1,61 triliun.
Kenaikan pada sisi pendapatan didorong oleh pertumbuhan penjualan lokal dan ekspor. Sepanjang Januari - Maret 2020 lalu, penjualan lokal naik sebesar 6,66% secara tahunan atau  year-on-year  (yoy) menjadi Rp 1,72 triliun. Sebelumnya, penjualan lokal tercatat sebesar Rp 1,61 triliun di periode sama tahun lalu.
Sementara itu, penjualan ekspor tercatat naik 14,55% yoy dari semula sebesar Rp 3,07 miliar di kuartal I tahun lalu menjadi Rp 3,51 miliar pada kuartal I tahun ini.
Meski mencatatkan pertumbuhan pendapatan, juga membukukan kenaikan pada sejumlah pos beban. Beban pokok penjualan misalnya, tercatat naik 6,41% yoy menjadi Rp 1,36 triliun di kuartal I 2020. Sebelumnya, beban pokok penjualan hanya mencapai Rp 1,28 triliun pada kuartal I tahun sebelumnya.
Kenaikan juga dijumpai pada beban penjualan dan distribusi serta beban administrasi. Melansir laporan keuangan kuartal I 2020, beban penjualan dan distribusi tercatat meningkat 6,75% yoy dari Rp 187,05 miliar di kuartal I 2019 menjadi Rp 199,69 miliar di kuartal I 2020.
Sedangkan beban administrasi tercatat naik 9,45% yoy dari Rp 54,77 miliar di kuartal I 2019 menjadi Rp 59,94 miliar pada kuartal I 2020. Sementara itu beban keuangan tercatat turun 14,18% menjadi Rp 4,65 miliar di kuartal I 2020. Sebelumnya, beban keuangan tercatat mencapai Rp 5,42 miliar pada kuartal I tahun lalu.
Setelah pendapatan dikurangi beban pokok penjualan, beban penjualan dan distirbusi serta beban-beban lainnya, mengempit laba yang dapat diatribusikan kepada entitas induk atau laba bersih sebesar Rp 65,96 miliar di kuartal I 2020. Realisasi ini turun 5,12% dibanding laba bersih kuartal I tahun 2019 yang tercatat sebesar Rp 69,3 miliar.
Per 31 Maret 2020 lalu, aset tercatat sebesar Rp 5,53 triliun. Angka ini terdiri dari ekuitas sebesar Rp 4,49 triliun dan liabilitas sebesar Rp 1,03 triliun. Sementara itu, kas akhir tahun tercatat sebesar Rp 72,73 miliar per 31 Maret 2020 lalu. Angka ini turun 27,85% dari kas awal tahun tahun buku 2020 yang tercatat sebesar Rp 100,80 miliar.

Sumber : KONTAN.CO.ID

powered by: IPOTNEWS.COM