News & Research

Reader

Penjualan naik, laba bersih Buyung Poetra (HOKI) malah turun 42,42% di kuartal I-2020
Saturday, June 06, 2020       15:42 WIB

JAKARTA - PT Buyung Poetra Sembada Tbk mencatatkan pertumbuhan kinerja penjualan di tiga bulan pertama tahun ini.
Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasikan pada Jumat (5/6), emiten berkode saham () ini membukukan penjualan neto sebesar Rp 450,42 miliar di kuartal I 2020. Realisasi ini naik 12,99% dibanding penjualan neto kuartal I 2019 yang tercatat sebesar Rp 398,62 miliar.
Seluruh penjualan di tiga bulan pertama berasal dari penjualan kepada pihak ketiga. Dalam hal ini, PT Indomarco Prismatama menjadi pelanggan dengan kontribusi melebihi 10% dari jumlah konsolidasi penjualan neto di kuartal I 2020.
Meski meraup kenaikan penjualan, juga mencatatkan kenaikan pada sejumlah pos beban. Beban pokok penjualan misalnya, tercatat naik 18,03% secara tahunan atau  year-on-year  (yoy) menjadi Rp 405,31 miliar di kuartal I 2020. Sebelumnya beban penjualan tercatat sebesar Rp 343,37 miliar di periode sama tahun sebelumnya.
Kenaikan juga dijumpai pada beban penjualan, beban umum dan administrasi. Melansir laporan keuangan interim kuartal I 2020, beban pokok penjualan naik 18,03% yoy dari semula Rp 343,37 miliar di kuartal I 2019 menjadi Rp 405,31 miliar pada kuartal I 2020. Sementara beban umum dan administrasi naik 18,57% yoy dari Rp 9,78 miliar di kuartal I 2019 menjadi Rp 11,60 miliar pada kuartal I 2020.
Di sisi lain, total beban lain-lain neto juga tercatat naik 33,88% yoy menjadi Rp 6,25 miliar di kuartal I 2020. Sebelumnya, total beban lain-lain neto tercatat sebesar Rp 4,67 miliar pada periode sama tahun lalu.
Alhasil, setelah penjualan neto dikurangi beban pokok penjualan, beban penjualan serta beban-beban lainnya, hanya mengempit laba tahun berjalan yang diatribusikan kepada entitas induk alias laba bersih sebesar Rp 14,67 miliar di kuartal I 2020. Realisasi ini merosot 42,42% bila dibandingkan dengan laba bersih kuartal I tahun lalu yang mencapai Rp 25,48 miliar.
Per 31 Maret 2020, aset tercatat sebesar Rp 889,05 miliar. Angka ini terdiri atas ekuitas sebesar Rp 658,93 miliar dan liabilitas sebesar Rp 230,12 miliar.

Sumber : KONTAN.CO.ID

powered by: IPOTNEWS.COM