News & Research

Reader

Sepekan, Nilai Transaksi Harian BEI Merosot 6,31% Jadi Rp8,08 Triliun
Sunday, August 18, 2019       17:23 WIB

Ipotnews - Pada perdangangan pekan ini atau periode 12-16 Agustus 2019, rata-rata nilai transaksi harian di Bursa Efek Indonesia (BEI) mengalami penurunan sebesar 6,31 persen menjadi Rp8,08 triliun dari minggu sebelumnya yang masih tercatat sebesar Rp8,63 triliun.
Menurut Sekretaris Perusahaan BEI, Yulianto Aji Sadono, rata-rata frekuensi transaksi harian BEI selama sepekan mengalami penurunan sebesar 1,46 persen menjadi 487,28 ribu kali transaksi dari 494,48 ribu kali transaksi pada pekan sebelumnya.
"Sedangkan untuk rata-rata nilai transaksi bursa selama sepekan mengalami perubahan sebesar 6,31 persen menjadi Rp8,084 triliun dari Rp8,628 triliun pada penutupan pekan lalu," kata Yulianto di Jakarta, Minggu (18/8).
Sementara itu,sepanjang pekan ini Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) meningkat 0,07 persen ke level 6.286 dari 6.282 pada penutupan pekan sebelumnya. "Nilai kapitalisasi pasar meningkat 0,08 persen menjadi Rp7.211 triliun dari Rp7.205 triliun pada penutupan pekan sebelumnya," ucap Yulianto.
Yulianto menyebutkan, rata-rata volume transaksi harian BEI meningkat 4,96 persen menjadi 15,9 miliar unit saham dari 15,14 miliar unit saham pada pekan sebelumnya. "Sepanjang 2019, investor asing mencatatkan beli bersih Rp62,29 triliun dan investor asing pada Jumat (16/8) mencatatkan jual bersih Rp722,42 miliar," katanya.
Pada Jumat (16/8), Obligasi Berkelanjutan I Tahap II-2019 dan Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Tahap II-2019 yang diterbitkan PT Timah Tbk () resmi dicatatkan di BEI dengan masing-masing nilai emisi sebesar Rp880 miliar dan Rp313 miliar.
Sehingga, lanjut Yulianto, total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat sepanjang 2019 sebanyak 66 emisi dari 40 Perusahaan Tercatat senilai Rp75,47 triliun. "Total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 408 emisi dengan nilai outstanding Rp435,81 triliun dan USD47,5 juta yang diterbitkan 119 perusahaan," tuturnya.
Sementara itu, Surat Berharga Negara (SBN) yang tercatat di BEI berjumlah 100 seri dengan nilai nominal Rp2.598,63 triliun dan USD400 juta, sedangkan Efek Beragun Aset (EBA) sebanyak sepuluh emisi senilai Rp8,33 triliun. (Budi/ef)

Sumber : Admin

powered by: IPOTNEWS.COM