IDXBASIC Kokoh di Puncak Penguatan Sektoral, Sokong IHSG Lanjut Menguat
Friday, July 31, 2026       17:04 WIB
  • IDXBASIC memimpin penguatan sektoral dengan kenaikan 2,54 persen, ditopang penguatan dan , serta ARA pada dan .
  • Mayoritas indeks sektoral menguat, dipimpin IDXHEALTH dan IDXTECHNO, sehingga mendorong IHSG ditutup naik 0,81 persen ke level 6.236.
  • IDXNONCYC menjadi satu-satunya sektor yang melemah, turun tipis 0,03 persen, dipengaruhi pelemahan serta koreksi dan .

Ipotnews - Indeks sektor barang baku (IDXBASIC) memimpin penguatan indeks sektoral Bursa Efek Indonesia (BEI) pada penutupan perdagangan Jumat (31/7) setelah melonjak 2,54 persen ke level 1.664. Mayoritas sektor berakhir di zona hijau, sehingga menopang penguatan IHSG yang ditutup naik 0,8 persen ke level 6.236, yang merupakan penguatan dua sesi beruntun.
Berdasarkan data di aplikasi IPOT , IDXBASIC menjadi sektor dengan kenaikan tertinggi setelah melonjak 2,54 persen. Penguatan sektor ini ditopang saham berkapitalisasi besar, seperti sebagai emiten pemilik market cap terbesar di sektor ini senilai Rp297 triliun, sahamnya mengalami kenaikan 3,02 persen ke level 4.100.
Sementara itu, sebagai emiten dengan market cap terbesar kedua di IDXBASIC senilai Rp186 triliun, sahamnya menguat 2,37 persen ke level 2.160. Adapun dua saham yang mengalami kenaikan harga tertinggi di sektor ini adalah yang mengalami ARA (+24,6%) dan juga mencatatkan ARA (+24,5%).
Setelah IDXBASIC, posisi kedua ditempati indeks sektor kesehatan (IDXHEALTH) yang menguat 2,43 persen, dengan kenaikan tertinggi terjadi pada saham (+7,9%) dan (+6,8%). Indeks sektor teknologi (IDXTECHNO) naik 2,23 persen, dengan peningkatan terbesar pada (+21,1%) dan (+14,6%).
Lalu diikuti indeks sektor barang konsumen siklikal (IDXCYCLIC) yang menguat 1,95 persen, dengan peningkatan paling tajam terjadi pada (+16,2%) dan (+15,3%). Indeks sektor properti dan real estat (IDXPROPERT) mencatatkan kenaikan 1,52 persen, dengan pertumbuhan tertinggi terjadi pada (+10,7%) dan (+10%).
Berikutnya, indeks sektor perindustrian (IDXINDUST) menguat 1,2 persen, dengan peningkatan paling besar terjadi pada saham (+15%) dan (+8,6%). Indeks sektor infrastruktur (IDXINFRA) menguat moderat 0,67 persen, dengan kenaikan tertinggi pada (+10,4%) dan (+6,4%).
Disusul indeks sektor energi (IDXENERGY) yang menguat 0,65 persen, dengan penguatan terbesar pada saham (+33,3%) dan (+8,5%). Indeks sektor transportasi dan logistik (IDXTRANS) naik 0,52 persen, dengan peningkatan paling besar pada (+7,7%) dan (+5,3%).
Sementara itu, indeks sektor keuangan (IDXFINANCE) juga ditutup di zona hijau setelah menguat tipis 0,18 persen, dengan kenaikan harga saham yang paling tinggi terjadi pada (+8,5%) dan (+8,2%).
Berbeda dengan sektor-sektor lainnya, indeks sektor barang konsumen non-primer (IDXNONCYC) menjadi satu-satunya sektor yang berakhir di zona merah. Indeks ini hanya menurun tipis 0,03 persen. Pelemahan sektor ini antara lain dipengaruhi sebagai pemilik market cap terbesar kedua di IDXNONCYC senilai Rp81,3 triliun, mengalami penurunan harga saham sebesar 0,71 persen ke level 6.975. Adapun dua saham yang mencatatkan penurunan paling dalam terjadi pada (-8,7%) dan (-7,6%).(Budi/AI)

Sumber : admin