IDXPROPERT Naik Paling Tinggi, PANI dan CBDK Melejit Saat IHSG Melemah 0,17% ke 5.925
Tuesday, October 13, 2026       17:21 WIB
  • IDXPROPERT naik 1,83 persen, ditopang (+4,39%) dan (+3,83%), saat IHSG melemah 0,17 persen ke 5.925.
  • IDXTECHNO turun terdalam 0,95 persen, sedangkan IDXCYCLIC melemah 0,61 persen.
  • IDXHEALTH menguat 0,53 persen, sementara mencatatkan ARA 24,9 persen di IDXPROPERT.

Ipotnews - Indeks sektoral properti dan real estat (IDXPROPERT) mencatatkan kenaikan tertinggi sebesar 1,83 persen pada penutupan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (13/10), ditopang penguatan harga saham dan di tengah pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) sebesar 0,17 persen ke level 5.925.
Berdasarkan data di aplikasi IPOT , indeks sektor teknologi (IDXTECHNO) mengalami penurunan paling dalam sebesar 0,95 persen, terutama tertekan koreksi saham mencapai 3,12 persen ke level 193.250. Saat ini merupakan emiten pemilik market cap terbesar di IDXTECHNO senilai Rp460 triliun.
Kemudian sebagai emiten pemilik market cap terbesar kedua di indeks sektor teknologi senilai Rp43,5 triliun, harga sahamnya melorot 6,53 persen ke level 930. Adapun dua saham di sektor ini yang mengalami penurunan harga paling signifikan juga tercatat nama dan diikuti (-6,2%).
Indeks sektoral barang konsumen non-primer ( IDXC YCLIC) tercatat melorot 0,61 persen. sebagai emiten pemilik market cap terbesar di sektor ini senilai Rp25 triliun, harga sahamnya melejit 6,91 persen ke 13.150. Namun, dengan market cap terbesar kedua senilai Rp24,9 triliun, harga sahamnya anjlok 10,24 persen ke 570. Saham-saham di sektor ini yang terkoreksi paling dalam adalah (-13,9%) dan diikuti .
Selanjutnya, indeks sektoral keuangan (IDXFINANCE) terpantau melemah terbatas sebesar 0,18 persen, dengan penurunan harga saham paling signifikan terjadi pada yang mengalami ARB (-14,7%) dan yang juga mencatatkan ARB (-14,3%).
Sebaliknya, indeks sektoral transportasi dan logistik (IDXTRANS) menguat tipis 0,04 persen, dengan kenaikan paling tinggi terjadi pada saham (+8,6%) dan (+5,1%). Indeks sektoral barang konsumen primer (IDXNONCYC) meningkat 0,17 persen, dengan penguatan paling besar terjadi pada (+12%) dan (+7,3%).
Berikutnya, indeks sektoral barang baku (IDXBASIC) menguat 0,19 persen, dengan kenaikan paling tajam terjadi pada (+29,7%) dan (+28,5%). Indeks sektoral infrastruktur (IDXINFRA) meningkat 0,28 persen, dengan peningkatan harga terbesar pada saham (+9,7%) dan (+6,4%).
Indeks sektoral perindustrian (IDXINDUST) menguat 0,29 persen, dengan penguatan paling besar terjadi pada (+14,8%) dan (+11,2%). Indeks sektoral energi (IDXENERGY) melejit 0,4 persen, dengan peningkatan harga tertinggi terjadi pada saham (+12,3%) dan (+11,7%). Indeks sektoral kesehatan (IDXHEALTH) melompat 0,53 persen, dengan kenaikan tertinggi pada (+9%) dan (+2,9%).
Pada perdagangan hari ini indeks sektor properti dan real estat (IDXPROPERT) melonjak 1,83 persen. Namun, sebagai emiten dengan kapitalisasi pasar terbesar di sektor ini senilai Rp119 triliun, harga sahamnya terpantau stagnan di level 12.000. Adapun yang memiliki market cap terbesar kedua senilai Rp86,5 triliun, harga sahamnya melejit 4,39 persen ke level 4.760.
Sementara itu, sebagai emiten pemilik kapitalisasi pasar terbesar ketiga di IDXPROPERT senilai Rp19,9 triliun, mengalami peningkatan harga saham sebesar 3,83 persen ke posisi 3.520. Dua saham di sektor ini yang mencatatkan kenaikan paling tinggi terjadi pada yang mengalami ARA (24,9%) dan (+6,5%).(Budi/AI)

Sumber : admin