Investor Tunggu Data Inflasi dan Laporan Kinerja Nvidia, Wall Street Tergelincir
Tuesday, August 26, 2025       04:21 WIB
  • S&P 500 turun 0,43%, Dow susut 0,77% setelah reli Jumat, investor menunggu data inflasi dan laporan Nvidia yang krusial untuk prospek suku bunga.
  • Pasar menunggu data PCE dan nonfarm payroll untuk petunjuk pemangkasan suku bunga September, dengan peluang potongan suku bunga kini sekitar 84%.
  • Nvidia naik 1% jelang laporan keuangan; Keurig Dr Pepper turun 11,5% usai akuisisi JDE Peet's; sektor consumer staples dan healthcare mengalami tekanan terbesar.

Ipotnews - Bursa ekuitas Wall Street melorot, Senin, setelah investor mencermati prospek suku bunga Amerika Serikat dan bersiap menyambut laporan kuartalan chipmaker AI, Nvidia, yang dijadwalkan rilis pekan ini. Penurunan ini datang usai reli kuat Jumat lalu yang mendongkrak Dow ke rekor tertinggi baru.
Indeks S&P 500 ditutup turun 0,43% atau 27,59 poin menjadi 6.439,32, Nasdaq Composite Index menyusut 0,22% atau 47,243 poin menjadi 21.449,29, dan Dow Jones Industrial Average melemah 0,77% atau 349,27 poin jadi 45.282,47, demikian laporan  Reuters  dan  Investing,  di New York, Senin (25/8) atau Selasa (26/8) pagi WIB.
Reli Jumat lalu dipicu sinyal Chairman Fed Jerome Powell di Simposium Jackson Hole bahwa pemangkasan suku bunga mungkin dipertimbangkan pada pertemuan September, dengan alasan melemahnya pasar tenaga kerja.
"Pasar sedang mengalami efek hangover dari Jackson Hole. Investor mengambil waktu untuk beristirahat sejenak," kata Jake Dollarhide, CEO Longbow Asset Management.
Fokus pasar kini tertuju pada data inflasi Personal Consumption Expenditures (PCE) Amerika yang akan dirilis Jumat, serta data nonfarm payroll pekan depan. Kedua laporan tersebut dinilai krusial setelah Powell menegaskan bahwa pemangkasan suku bunga belum pasti.
"Pasar tenaga kerja mulai melemah dan ekonomi menunjukkan tanda perlambatan, sehingga the Fed perlu bertindak lebih cepat," ujar Brian Klimke, Direktur Investasi Cetera Investment Management.
Saham Nvidia melonjak 1% menjelang laporan kuartalannya, Rabu. Dengan bobot sekitar 8% di S&P 500, laporan kinerja Nvidia sangat penting bagi banyak investor yang menggunakan index investment funds untuk tabungan pensiun mereka. "Ini adalah event sangat penting dari sudut pandang pelaku pasar," kata Michael Green, analis Simplify Asset Management.
Komentar Powell Jumat lalu memaksa sejumlah broker besar seperti Barclays, BNP Paribas, dan Deutsche Bank untuk merevisi ekspektasi mereka, memperkirakan pemangkasan suku bunga 25 basis poin bulan depan.
Saat ini, pasar memprediksi peluang 84% the Fed akan menurunkan suku bunga pada September, berdasarkan data FedWatch Tool CME Group. Pelaku pasar juga menanti pernyataan dari perumus kebijakan John Williams dan Lorie Logan untuk melihat apakah mereka sejalan dengan Powell.
Dari 11 sektor S&P 500, sembilan turun, dengan sektor consumer staples dan kesehatan masing-masing anjlok 1,62% dan 1,44%.
Meski demikian, optimisme pekan lalu membantu Dow membukukan level tertinggi sejak Desember 2024, dan S&P 500 mencatat kenaikan harian terbesar sejak Mei.
Senin, Jefferies menjadi broker terbaru yang menaikkan target akhir tahun untuk S&P 500.
Di sisi lain, saham Keurig Dr Pepper ambles 11,5% setelah mengumumkan akuisisi JDE Peet's senilai USD18,4 miliar secara tunai.
Saham retailer furnitur RH dan Wayfair masing-masing melorot lebih dari 5% menyusul pernyataan Presiden Donald Trump tentang penyelidikan tarif impor furnitur.
Intel turun 1% setelah Trump menyatakan pemerintah akan mengambil saham di perusahaan chip tersebut. Dan berencana melakukan kesepakatan serupa seperti yang dilakukan dengan Intel.
Volume perdagangan relatif ringan dengan 14,2 miliar saham berpindah tangan, lebih rendah dari rata-rata 17,1 miliar selama 20 hari terakhir.
Jumlah saham yang turun melebihi yang naik dalam S&P 500 dengan rasio 4,0 banding satu.
S&P 500 mencatat 17 titik tertinggi baru dan tidak ada titik terendah baru; Nasdaq membukukan 125 titik tertinggi baru dan 39 titik terendah baru. (Reuters/Investing/CNBC/AI)
Saham berkinerja terbaik di Dow
-Nvidia Corporation (1,03%)
-Nike Inc (1,01%)
-Chevron Corp (-0,04%)
Saham berkinerja terburuk
-Merck & Company Inc (-2,36%)
-3M Company (-1,81%)
-Amgen Inc (-1,79%)
Saham berkinerja terbaik di S&P 500
-Deckers Outdoor Corporation (3,60%)
-Wynn Resorts Limited (3,57%)
-APA Corporation (3,33%)
Saham berkinerja terburuk
-Keurig Dr Pepper Inc (-11,50%)
-DexCom Inc (-7,70%)
-Moderna Inc (-6,49%)
Saham berkinerja terbaik di Nasdaq
-Inno Holdings Inc (247,80%)
-ESSA Pharma Inc (227,45%)
-OSR Holdings Inc (93,82%)
Saham berkinerja terburuk
-EpicQuest Education Group International Ltd (-40,32%)
-ModivCare Inc (-37,36%)
-Top KingWin Ltd (-22,99%)

Sumber : Admin

berita terbaru
Saturday, Aug 30, 2025 - 16:43 WIB
Katanya Harga Emas Bisa Segini
Saturday, Aug 30, 2025 - 15:44 WIB
Financial Statements 2Q 2025 of OBMD
Saturday, Aug 30, 2025 - 15:39 WIB
Financial Statements 2Q 2025 of MINE
Saturday, Aug 30, 2025 - 15:36 WIB
Financial Statements 2Q 2025 of ADMR
Saturday, Aug 30, 2025 - 14:22 WIB
Harga Minyak Dunia Naik Tipis Sepanjang Pekan Ini