AI News - PT Merdeka Copper Gold Tbk mencatat penjualan emas sebesar 36.574 ons pada kuartal II 2026, dipicu oleh ramp-up Tambang Emas Pani serta perbaikan margin di tambang tembaga Wetar, sementara pendapatan penjualan total mencapai US$775,6 juta.
Poin Penting
- Penjualan emas Q2-2026: 36.574 ons dengan harga rata-rata US$4.539 per ons.
- Produksi emas Pani: 15.594 ons dan perak 29.796 ons.
- Penjualan tembaga Q2-2026: 1.924 ton dengan harga US$5,83 per pon.
- Produksi nikel Q2-2026: 19.505 ton Ni (kenaikan 16% YoY).
- Produksi asam sulfat Q2-2026: 383.177 ton dengan produksi 258.060 ton.
Mengapa Penjualan Emas Meningkat Signifikan pada Kuartal II 2026?
Penjualan emas naik karena ramp-up operasional Tambang Emas Pani yang menghasilkan 15.594 ons emas pada kuartal II 2026, jauh melampaui 1.818 ons pada kuartal sebelumnya. Kontan melaporkan bahwa peningkatan produksi ini bersamaan dengan harga jual rata-rata US$4.539 per ons, sehingga total penjualan emas mencapai 36.574 ons. BeritaSatu menambahkan bahwa mencatat harga jual rata-rata US$4.382 per ons dengan cash cost US$890 per ons dan AISC US$1.460 per ons, menurunkan biaya produksi dan memperkuat profitabilitas. Kombinasi volume yang lebih tinggi dan margin biaya yang lebih ketat membuat kontribusi emas menjadi pendorong utama pendapatan grup. Akibatnya, berhasil menegakkan target pendapatan penjualan US$775,6 juta meski pasar logam tetap volatil.
Bagaimana Perbaikan Margin Tembaga Wetar Mempengaruhi Kinerja Keuangan ?
Perbaikan margin tembaga Wetar tercermin dari penurunan cash cost menjadi US$2,27 per pon dan AISC menjadi US$2,80 per pon pada kuartal II 2026. Kontan mencatat produksi tembaga Wetar sebesar 1.484 ton, sementara penjualan tembaga mencapai 1.924 ton dengan harga rata-rata US$5,83 per pon, menghasilkan margin kotor yang lebih luas dibandingkan kuartal sebelumnya. Optimisasi proses heap leach pad, termasuk pad turnover, re-fluffing, dan uji bioleaching, menjadi faktor utama penurunan biaya. Peningkatan margin tersebut memperkuat profitabilitas unit tembaga, yang berkontribusi signifikan pada total pendapatan US$775,6 juta . Dengan margin tembaga yang lebih baik, perusahaan dapat mendukung investasi lanjutan pada proyek TB Copper dan mempertahankan panduan produksi tembaga 4.000-5.000 ton untuk tahun 2026.
Apa Implikasi Pertumbuhan Produksi Nikel dan Asam Sulfat bagi Prospek di Tahun 2026?
Pertumbuhan produksi nikel dan asam sulfat meningkatkan diversifikasi pendapatan , mengurangi ketergantungan pada emas dan tembaga. Kontan melaporkan produksi Nickel Pig Iron (NPI) naik 16% menjadi 19.505 ton dengan cash cost US$12.690 per ton Ni dan AISC US$12.859 per ton Ni, sementara produksi High-Grade Nickel Matte ( HGNM ) mencapai 9.165 ton dengan penjualan 10.457 ton Ni, mencerminkan permintaan yang kuat di pasar downstream. Selain itu, produksi asam sulfat mencapai 258.060 ton dengan penjualan 383.177 ton, menambah arus kas operasional. Peningkatan ini sejalan dengan target jangka panjang untuk memperluas kapasitas produksi nikel dan asam sulfat, serta mendukung ambisi pertumbuhan tahunan pada platform nikel perusahaan. Dengan margin biaya yang tetap kompetitif, prospek pendapatan untuk 2026 menjadi lebih stabil, memperkuat posisi perusahaan di pasar logam global.
Sumber : AI News