Pasar Siap-siap Hadapi Deadline Tarif Resiprokal AS, Bursa Ekuitas Eropa Melesat
Wednesday, April 02, 2025       04:51 WIB

Ipotnews - Bursa ekuitas Eropa rebound, Selasa, dari level terendah dua bulan yang dicapai pada sesi sebelumnya, sementara pasar bersiap menghadapi tenggat waktu 2 April untuk penerapan tarif timbal balik (resiprokal) Amerika Serikat.
Kecuali penurunan tipis di sektor media, semua sektor utama Eropa menguat, dipimpin lonjakan saham perbankan dan teknologi, demikian laporan  Reuters  dan   CNBC ,  di Bengaluru, Selasa (1/4) atau Rabu (2/4) dini hari WIB.
Indeks pan-Eropa STOXX 600 ditutup melesat 1,07% atau 5,72 poin menjadi 539,64, pulih dari kerugian hari sebelumnya karena meningkatnya kekhawatiran perang dagang akan menyebabkan perlambatan ekonomi global yang mendorong pelarian dari aset berisiko.
Bursa regional utama juga menghijau. Di Jerman, Indeks DAX melambung 1,7% atau 376,49 poin menjadi 22.539,98, FTSE 100 Inggris menguat 0,61% atau 51,99 poin jadi 8.634,80 dan CAC Prancis melonjak 1,1% atau 85,65 poin menjadi 7.876,36.
Gedung Putih diperkirakan mengumumkan putaran baru pungutan timbal balik, Rabu, dengan laporan bahwa para stafnya telah menyusun rencana untuk tarif 20% pada sebagian besar barang yang diimpor ke Amerika Serikat, eskalasi terbaru dalam perang dagang yang mengguncang pasar.
David Morrison, analis Trade Nation, mengatakan pasar berjuang untuk memprediksi hasilnya setelah "begitu banyak pernyataan yang bertentangan".
Saham Eropa bertahan kuat pada kuartal pertama tahun ini karena paket fiskal bersejarah Jerman dan prospek perlambatan pertumbuhan ekonomi Amerika menarik investor ke kawasan tersebut.
Namun, indeks acuan Eropa mengakhiri Maret dengan kerugian dan jatuh 4,5% dari rekor puncak bulan lalu karena harapan untuk pungutan Amerika yang lebih terarah memudar.
Goldman Sachs memangkas perkiraan 12 bulan untuk indeks acuan Eropa menjadi 570 poin dari 580 sebelumnya karena potensi dampak tarif AS.
Industri manufaktur zona euro menunjukkan tanda-tanda awal pemulihan yang berarti bulan lalu, menurut survei terbaru. Data terpisah memperlihatkan inflasi zona euro mereda pada Maret, sesuai ekspektasi, sementara angka inti melambat lebih dari perkiraan.
"Ini meningkatkan kemungkinan pemotongan suku bunga lebih lanjut dari Bank Sentral Eropa dalam waktu dekat," kata Morrison.
Lonjakan 7,4% pada saham Commerzbank mengangkat bursa Jerman.
Perusahaan perangkat lunak SAP dan raksasa semikonduktor ASML merupakan emiten yang mencatatkan kenaikan terbesar di STOXX 600, masing-masing melejit 2,3% dan 3,1%, sementara Novo Nordisk menghentikan penurunan selama sembilan sesi berturut-turut dan menguat 1,9%.
Bavarian Nordic meningkat hampir 2,3% setelah perusahaan bioteknologi Denmark tersebut mengatakan Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika menyetujui formulasi beku-kering untuk vaksin mpox dan cacarnya.
Saham Airbus meroket 3,2% setelah sumber mengatakan pabrikan pesawat itu mengirimkan sekitar 70 pesawat bulan lalu, naik tajam dari 40 unit pada Februari. (ef)

Sumber : Admin