Trump Bicara Kesepakatan Iran, Dolar AS Langsung Kehilangan Tenaga
Saturday, June 13, 2026       06:34 WIB
  • Dolar AS bergerak stabil pada Jumat tetapi masih menuju pelemahan mingguan karena pasar menunggu perkembangan pembicaraan damai antara AS dan Iran
  • Sentimen pasar didukung oleh harapan tercapainya kesepakatan damai dan debut IPO SpaceX yang melonjak sekitar 20% di Nasdaq
  • Investor kini fokus pada pertemuan Federal Reserve pekan depan, dengan mayoritas pelaku pasar memperkirakan suku bunga tetap di kisaran 3,5%-3,75%

Ipotnews - Dolar AS bergerak stabil pada perdagangan hari Jumat (12/6) akhir pekan ini. Namun dolar AS tetap berada di jalur pelemahan mingguan, seiring pasar memantau negosiasi mengenai sebuah kesepakatan yang dapat mengakhiri konflik di Timur Tengah.
Para pelaku pasar juga mencermati permintaan yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap saham SpaceX, yang berhasil menghimpun dana sebesar US$75 miliar melalui penawaran umum perdana saham (IPO) dan melonjak sekitar 20% pada debutnya di Nasdaq.
Euro relatif tidak berubah di level US$1,15725, bertahan dekat level tertinggi dalam satu minggu dan bersiap mencatat kenaikan mingguan setelah Bank Sentral Eropa menaikkan suku bunga untuk pertama kalinya dalam tiga tahun pada Kamis.
Kesepakatan Damai
Isi memorandum yang bocor mengenai usulan untuk mengakhiri perang di kawasan Teluk, yang diungkapkan oleh sumber-sumber Barat, Pakistan, dan Iran pada Jumat, tampak lebih menguntungkan Iran. Hal ini memicu kritik dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang menyebut laporan tersebut tidak akurat.
Pengumuman Trump pada Kamis mengenai sebuah kesepakatan telah mendorong penguatan saham-saham di Wall Street, penurunan harga minyak, dan pelemahan dolar AS.
Pasar saat ini cenderung menahan diri sambil menilai prospek perdamaian dan dampak IPO SpaceX, dengan para investor mengamati apakah dana akan beralih dari saham atau kas, kata John Velis, ahli strategi valuta asing dan makro di BNY.
"Kabar baik yang diharapkan terkait gencatan senjata di Timur Tengah memicu reaksi besar semalam dan pagi ini kami juga menghadapi IPO SpaceX serta sejumlah pertemuan bank sentral yang akan berlangsung pekan depan," ujar Velis.
Dolar AS naik 0,18% terhadap mata uang Jepang menjadi 160,225 yen, bertahan di dekat level penting yang sering memicu kekhawatiran akan intervensi dari Tokyo.
Poundsterling stabil di US$1,34145. Data yang menunjukkan ekonomi Inggris menyusut pada April hanya memberikan dampak terbatas karena perhatian pasar lebih tertuju pada pembicaraan terkait Iran.
Indeks dolar AS, yang mengukur kinerja mata uang tersebut terhadap sekeranjang enam mata uang utama dunia, bergerak datar di level 99,75 setelah menyentuh level terendah dalam satu minggu pada Kamis.
Investor cenderung membeli dolar AS sebagai aset safe haven ketika ketegangan perang Iran meningkat, dan menjualnya untuk beralih ke aset yang lebih berisiko seperti saham ketika pembicaraan damai menunjukkan kemajuan.
Fokus ke Fed
Data pada Kamis menunjukkan bahwa harga produsen di Amerika Serikat meningkat lebih tinggi dari perkiraan pada Mei, menjelang rapat penentuan suku bunga pertama Kevin Warsh sebagai Ketua Federal Reserve yang akan berlangsung pekan depan.
Pelaku pasar memperkirakan Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga di kisaran 3,5% hingga 3,75%, namun melihat peluang lebih dari 50% untuk kenaikan suku bunga sebelum akhir tahun. Probabilitas tersebut sedikit menurun pada Kamis setelah komentar Trump mengenai kemungkinan tercapainya kesepakatan.
Terhadap franc Swiss, dolar AS menguat 0,21% menjadi 0,79680. Di pasar kripto, bitcoin naik 0,40% menjadi US$63.595,26. Sementara itu, ethereum turun 0,29% menjadi US$1.665,87.
(reuters)

Sumber : admin

berita terbaru