Wall Street Bergejolak dalam Ketidakpastian Tarif Trump, S&P 500 dan Nasdaq Menghijau
Wednesday, April 02, 2025       05:21 WIB

Ipotnews - S&P 500 dan Nasdaq Composite berakhir di zona hijau, Selasa, setelah hari yang penuh gejolak di bursa Wall Street yang didominasi kecemasan investor menjelang pengumuman tarif dari pemerintahan Trump.
Indeks berbasis luas S&P 500 naik 21,22 poin, atau 0,38%, menjadi 5.633,07, dan Nasdaq Composite Index menguat 150,60 poin, atau 0,87%, menjadi 17.449,89, sedangkan Dow Jones Industrial Average turun tipis 11,80 poin, atau 0,03%, menjadi 41.989,96, demikian laporan  Reuters  dan  Investing,  di New York, Selasa (1/4) atau Rabu (2/4) pagi WIB.
Pasar keuangan bergejolak dalam beberapa minggu terakhir karena investor menilai dampak ekonomi dari rencana tarif ekstensif Presiden Amerika Donald Trump, yang memicu kekhawatiran tentang perlambatan ekonomi AS dan inflasi yang lebih tinggi.
Sejumlah ketidakpastian yang mencengkeram pasar diperkirakan hilang setelah Trump mengumumkan rencana tarifnya, Rabu, selama acara di Rose Garden, yang saat ini dijadwalkan pukul 16.00 waktu setempat.
Namun, meski kejelasan tentang langkah-langkah tarif tertentu akan disambut baik oleh investor, latar belakang keseluruhan akan tetap sangat tidak pasti, sehingga menyulitkan pasar untuk menyetujui arahnya.
"Faktanya adalah sentimen sudah tidak ada dan posisi masih cukup lemah," kata Garrett Melson, analis Natixis Investment Managers Solutions.
"Saya rasa kita tidak akan mendapatkan kejelasan seperti yang diinginkan investor dan pemimpin bisnis," tambahnya. "Dan pada akhirnya, kita menghabiskan banyak waktu untuk berbicara tentang tarif, tetapi cerita yang lebih besar adalah kita berhadapan dengan ekonomi yang tidak berjalan dengan baik."
Untuk saat ini, menurut Melson, itu berarti investor "menunggu waktu yang tepat."
Sikap ini tercermin dalam tiga tolok ukur Wall Street, Selasa, yang berayun antara wilayah positif dan negatif sepanjang hari, sebelum mengakhiri sore dengan momentum yang lumayan.
Penguatan Nasdaq dan S&P 500 didorong oleh rebound saham teknologi, yang termasuk paling terpukul pada pekan-pekan pembukaan tahun ini.
Keuntungan raksasa teknologi dipimpin Tesla, yang melambung 3,6% menjelang laporan pengiriman kendaraan kuartal pertama, Rabu. Ada juga kenaikan untuk saham Magnificent Seven lainnya termasuk Amazon.com, Microsoft dan Meta Platforms, yang melesat antara 1% dan 1,8%.
Namun, S&P juga terbebani oleh kejatuhan saham healthcare dan maskapai penerbangan.
Johnson & Johnson adalah yang berkinerja terburuk di S&P 500, ambles 7,6% dan menyeret sektor heakthcare yang lebih luas merosot 1,8% ke posisi terbawah dari 11 sektor S&P. Hakim kebangkrutan AS menolak proposal perusahaan senilai USD10 miliar untuk mengakhiri puluhan ribu tuntutan hukum yang menuduh bedak bayi dan produk talk lainnya menyebabkan kanker ovarium.
Sementara itu, Delta Air Lines, American Airlines, dan Southwest Airlines semuanya tersungkur antara 2,4% dan 5,9%, karena analis Jefferies menurunkan rating sahamnya di tengah kekhawatiran bahwa ketidakpastian ekonomi dapat mengganggu permintaan perjalanan bisnis dan ritel.
Di antara saham tunggal lainnya, ada keuntungan besar yang dibukukan beberapa perusahaan publik terbaru.
Saluran berita konservatif Newsmax melonjak untuk hari kedua berturut-turut, melesat 208%, menyusul penguatan lebih dari 700% dalam debutnya di NYSE , Senin.
CoreWeave, yang memiliki awal yang lebih sulit sejak memulai debutnya sebagai perusahaan publik, Jumat, melejit 37,3% untuk diperdagangkan kembali di atas harga IPO emiten rintisan kecerdasan buatan tersebut.
Volume di bursa Wall Street tercatat 15,09 miliar saham, dibandingkan rata-rata 15,83 miliar untuk sesi penuh selama 20 hari perdagangan terakhir. (ef)
Saham berkinerja terbaik di Dow
-Nike (2,04%)
-Microsoft (1,81%)
-Nvidia (1,63%)
Saham berkinerja terburuk
-J&J (-7,59%)
-Merck & Co (-2,95%)
-Amgen (-1,49)
Saham berkinerja terbaik di S&P 500
-Vista Energy (4,09%)
-Ralph Lauren A (3,71%)
-Tesla (3,60%)
Saham berkinerja terburuk
-J&J (-7,59%)
-Southwest Airlines (-5,93%)
-Warner Bros Discovery (-4,80%)
Saham berkinerja terbaik di Nasdaq
-Meiwu Technology (1.612,77%)
-ReShape Lifesciences (341,05%)
-bioAffinity Technologies (319,23%)
Saham berkinerja terburuk
-Golden Heaven Holdings (-88,48%)
-Brag House Holdings (-80,79%)
-Open Lending (-58,15%)

Sumber : Admin