Wall Street Semringah, Nvidia dan Eli Lilly Angkat S&P 500 Meski Kekhawatiran atas The Fed Meningkat
Wednesday, August 27, 2025       04:13 WIB
  • Indeks S&P 500 menguat 0,41%, hampir menyentuh rekor tertinggi, didukung lonjakan saham Eli Lilly (+6%) dan kenaikan Nvidia (+1,1%) jelang laporan keuangannya.
  • Pemecatan Gubernur Fed Lisa Cook oleh Presiden Trump memicu kekhawatiran jangka panjang, meski pasar tetap yakin pemangkasan suku bunga akan dimulai September.
  • Antusiasme investor terhadap saham AI tetap tinggi, tetapi valuasi S&P 500 yang mencapai 23 kali laba memperbesar risiko koreksi jika hasil Nvidia mengecewakan.

Ipotnews - Bursa ekuitas Wall Street semringah, Selasa, ditopang kenaikan saham Nvidia dan Eli Lilly. Namun, kekhawatiran terhadap independensi Federal Reserve membayangi pasar setelah Presiden AS Donald Trump memecat salah satu anggota dewan gubernur bank sentral.
Indeks berbasis luas S&P 500 menguat 0,41% atau 26,62 poin menjadi 6.465,94, mendekati rekor penutupan tertingginya pada 14 Agustus, Nasdaq Composite Index meningkat 0,44% atau 94,978 poin menjadi 21.544,27, dan Dow Jones Industrial Average bertambah 0,30% atau 135,60 poin jadi 45.418,07, demikian laporan  Reuters  dan  Investing,  di New York, Selasa (26/8) atau Rabu (27/8) pagi WIB.
Dari 11 sektor dalam indeks S&P 500, tujuh di antaranya menghijau. Sektor industri memimpin dengan lonjakan 1,03%, diikuti keuangan yang menanjak 0,76%.
Saham Nvidia melesat 1,1% menjelang laporan keuangan kuartalannya yang akan dirilis Rabu malam waktu setempat. Investor menantikan hasil kinerja perusahaan chip terbesar dunia tersebut, yang dinilai sebagai barometer utama bagi reli saham berbasis kecerdasan buatan (AI), di tengah ketegangan perdagangan Amerika Serikat-China.
Sementara itu, keputusan Trump untuk memecat Gubernur Fed Lisa Cook atas dugaan pelanggaran pinjaman hipotek menimbulkan kekhawatiran baru tentang potensi campur tangan politik dalam kebijakan moneter. Meski sempat membuat kontrak berjangka S&P 500 melemah, pasar saham akhirnya pulih karena ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh the Fed pada pertemuan September tetap bertahan.
"Pasar semakin khawatir terhadap independensi the Fed. Itu menjadi isu jangka panjang. Namun untuk enam hingga 12 bulan ke depan, arah pelonggaran moneter tampaknya sudah cukup jelas," kata Bill Merz, Head of Capital Market Research U.S. Bank Wealth Management, Minneapolis.
Meski inflasi masih menjadi perhatian, pelaku pasar terus memperkirakan kemungkinan penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan kebijakan moneter September, didorong sinyal dovish dari Chairman Fed Jerome Powell, data ketenagakerjaan yang lemah, serta dinamika internal di tubuh bank sentral.
Morgan Stanley menjadi perusahaan sekuritas terbaru yang memproyeksikan pemangkasan suku bunga bulan depan, namun data inflasi dan ketenagakerjaan mendatang masih berpotensi mengubah ekspektasi pasar.
Saham Eli Lilly melambung hampir 6% setelah perusahaan mengumumkan bahwa obat eksperimentalnya mampu menurunkan berat badan sebesar 10,5% pada pasien diabetes.
Namun, analis mengingatkan bahwa valuasi tinggi di pasar dapat memicu aksi jual jika laporan kinerja Nvidia tidak memenuhi ekspektasi. Saat ini, S&P 500 diperdagangkan pada sekitar 23 kali estimasi laba--tingkat tertinggi dalam empat tahun terakhir.
Advanced Micro Devices (AMD) melejit 2% setelah Truist Securities menaikkan rating saham tersebut dari "hold" menjadi "buy".
Sementara itu, saham EchoStar meroket 70% ke rekor tertinggi setelah AT&T mengumumkan akan membeli lisensi spektrum nirkabel milik perusahaan satelit tersebut senilai sekitar USD23 miliar.
Dalam perdagangan hari itu, jumlah saham yang naik mengungguli yang turun dengan rasio 1,1 banding satu di indeks S&P 500.
S&P 500 mencatat 21 titik tertinggi baru dan 2 titik terendah baru; Nasdaq membukukan 120 titik tertinggi baru dan 59 titik terendah baru.
Volume di bursa Wall Street relatif ringan, dengan 15,7 miliar saham diperdagangkan, dibandingkan rata-rata 16,9 miliar saham selama 20 sesi sebelumnya. (Reuters/Investing/CNBC/AI)
Saham berkinerja terbaik di Dow
-Boeing Co (3,51%)
-Cisco Systems Inc (1,86%)
-American Express Company (1,57%)
Saham berkinerja terburuk
-Salesforce Inc (-1,67%)
-Unitedhealth Group (-1,45%)
-Johnson & Johnson (-1,08%)
Saham berkinerja terbaik di S&P 500
-Eli Lilly and Company (5,85%)
-GE Vernova LLC (3,84%)
-Boeing Co (3,51%)
Saham berkinerja terburuk
-Keurig Dr Pepper Inc (-6,95%)
-eBay Inc (-4,01%)
-Brown Forman (-3,83%)
Saham berkinerja terbaik di Nasdaq
-Chemomab Therapeutics Ltd DRC (290,85%)
-Invivyd Inc (85,81%)
-EchoStar Corporation (70,25%)
Saham berkinerja terburuk
- WANG & LEE GROUP Inc (-86,59%)
-ESSA Pharma Inc (-66,38%)
-JStar Holding Co Ltd (-64,63%)

Sumber : Admin

berita terbaru
Saturday, Aug 30, 2025 - 16:43 WIB
Katanya Harga Emas Bisa Segini
Saturday, Aug 30, 2025 - 15:44 WIB
Financial Statements 2Q 2025 of OBMD
Saturday, Aug 30, 2025 - 15:39 WIB
Financial Statements 2Q 2025 of MINE
Saturday, Aug 30, 2025 - 15:36 WIB
Financial Statements 2Q 2025 of ADMR
Saturday, Aug 30, 2025 - 14:22 WIB
Harga Minyak Dunia Naik Tipis Sepanjang Pekan Ini