Asing Net Sell Jumbo, Saham BBCA Paling Banyak Dilego
Thursday, January 29, 2026       19:12 WIB

Jakarta, CNBC Indonesia - Investor asing masih melanjutkan aksi jual bersih di pasar modal Tanah Air. Pada perdagangan hari ini,Kamis (29/1/2026) asing mencatat netsell Rp 4,44 triliun di seluruh pasar.
Secara rinci net sell asing pasar reguler mencapai Rp5,11 triliun.Adapun aksi pembelian bersih di pasar negosiasi dan tunai mencapai Rp 670 miliar.
Aksi jual asing di pasar reguler masih didominasi oleh Bank Central Asia (). Emiten bank milik grup Djarum tersebut mencatat net foreign sell Rp2,06 triliun di seluruh pasar. Catatan ini memperparah aksi jual investor asing di yang dalam pekan ini (empat hari perdagangan) telah mencapai Rp 8,09 triliun.
Diketahui saham hari ini menjadi saham yang paling ramai ditransaksikan oleh investor yakni nyaris mencapai Rp 20 triliun atau lebih dari seperempat total transaksi IHSG hari ini.
Saham selanjutnya yang banyak dilepas asing adalah Bank Mandiri (). Emiten bank milik BUMN ini mencatat net foreign sell Rp853 miliar.
Selengkapnya, mengutip data Stockbit, berikut 10 saham dengan net foreign sell pada perdagangan hari ini:
PT Bank Central Asia Tbk. () - Rp2,06 triliun
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. () - Rp853 miliar
PT Bumi Resources Tbk. () - Rp802 miliar
PT Aneka Tambang Tbk. () - Rp569 miliar
PT Bank Negara Indonesia Tbk. () Rp312 miliar
PTTelkom IndonesiaTbk. () - Rp273 miliar
PTImpackPratamaIndustriTbk. () - Rp237 miliar
PT PetroseTbk. () - Rp214 miliar
PT Merdeka Copper GoldTbk. () - Rp156 miliar
PT Merdeka Gold ResourcesTbk. () - Rp125 miliar
Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) memangkas signifikan pelemahan pada perdagangan hari ini, Kamis (29/1/2026). IHSG pada akhir perdagangan ditutup turun 88,35 poin atau melemah 1,06% ke level 8.223,20 memangkas koreksi secara signifikan setelah sempat ambles hingga 10% setelah trading halt dibuka.
Sebanyak 521 saham turun, 214 naik, dan 73 tidak bergerak. Nilai transaksi hari ini tergolong jumbo atau mencapai Rp 68,18 triliun, melibatkan 99,11 miliar saham dalam 4,93 juta kali transaksi.
(fsd/fsd)

Sumber : www.cnbcindonesia.com