Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Hari Ini, Kamis 28 Agustus 2025
Thursday, August 28, 2025       15:41 WIB

JAKARTA, investor.id -Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat pada Kamis (28/8/2025). Penguatan itu ditopang ooleh pasar yang tengah mencermati bagaimana New Delhi menanggapi tekanan dari Washington untuk tarif impor.
Rupiah hari ini ditutup menguat sebesar 15,5 poin (0,09%) ke level Rp 16.352,5. Sedangkan indeks dolar terlihat turun 0,12% menjadi 98,11. Nilai tukar rupiah ke dolar AS sempat terpangkas sebesar 69,5 poin (0,43%) ke level Rp 16.368 pada Rabu (27/8/2025).
Analis mata uang Ibrahim Assuaibi mengatakan, para pedagang mencermati bagaimana New Delhi menanggapi tekanan dari Washington untuk berhenti membeli minyak Rusia, setelah Presiden AS Donald Trump menggandakan tarif impor dari India hingga 50% pada Rabu (27/8/2025).
Menurut Ibrahim, yang juga membebani pasar adalah meningkatnya pasokan yang masuk ke pasar karena produsen-produsen besar telah menghapus beberapa pemotongan sukarela, yang mengimbangi beberapa faktor pendukung.
"Termasuk fakta bahwa Rusia dan Ukraina telah meningkatkan serangan terhadap infrastruktur energi masing-masing," ungkap Ibrahim, Kamis (28/8/2025).
Ibrahim memaparkan, Rusia melancarkan serangan pesawat nirawak besar-besaran terhadap infrastruktur transportasi energi dan gas di enam wilayah Ukraina dalam semalam, menyebabkan lebih dari 100 ribu orang kehilangan akses listrik, kata pejabat Ukraina pada Rabu.
Kemudian, ketidakpastian politik seputar independensi The Fed kembali di uji, sebelumnya Donald Trump mencopot Gubernur Lisa Cook telah menimbulkan kekhawatiran tentang otonomi bank sentral AS.
Sinyal Pejabat The Fed
Di saat yang sama, Ibrahim mengatakan, pesan dovish Ketua Fed Jerome Powell di Jackson Hole, yang mengisyaratkan bahwa kondisi ekonomi AS saat ini 'mungkin membenarkan' penurunan suku bunga, memperkuat ekspektasi akan pelonggaran kebijakan moneter di masa mendatang.
Presiden The Fed New York, John Williams, mengatakan pada Rabu bahwa suku bunga kemungkinan akan turun pada suatu saat, tetapi para pembuat kebijakan perlu melihat data ekonomi mendatang sebelum memutuskan apakah pemangkasan suku bunga pada pertemuan The Fed 16-17 September merupakan keputusan yang tepat.
Sedangkan dari internal, Ibrahim menyebut, pasar merespon positif terhadap aksi demontrasi ribuan buruh serta mahasiswa dari pelbagai Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) tumpah ke jalan hari ini terpusat di gerbang utama Gedung DPR/MPR RI Jakarta.
Menurut Ibrahim, aksi ini berjalan dengan damai dan tidak anarkis karena ada Kerjasama yang apik antara coordinator aksi demo dengan apparat kepolisian yang mengawal jalannya aksi tersebut.
"Untuk perdagangan Jumat (28/8/2025), mata uang rupiah fluktuatif. Namun, Rupiah ditutup melemah direntang Rp 16.340-16.400," tutup Ibrahim.

Sumber : investor.id

berita terbaru
Saturday, Aug 30, 2025 - 16:43 WIB
Katanya Harga Emas Bisa Segini
Saturday, Aug 30, 2025 - 15:44 WIB
Financial Statements 2Q 2025 of OBMD
Saturday, Aug 30, 2025 - 15:39 WIB
Financial Statements 2Q 2025 of MINE
Saturday, Aug 30, 2025 - 15:36 WIB
Financial Statements 2Q 2025 of ADMR
Saturday, Aug 30, 2025 - 14:22 WIB
Harga Minyak Dunia Naik Tipis Sepanjang Pekan Ini