Saham BBCA Terseret Ex Dividen
Friday, March 21, 2025       09:54 WIB

JAKARTA, investor.id - Saham PT Bank Central Asia Tbk () atau BCA melemah di awal sesi I perdagangan Jumat (21/3/2025).
Di sekitar pukul 09.17 WIB, ada dir Rp 8.175 atau minus 2,39%. Sebanyak 29,6 juta saham sudah ditransaksikan, frekuensi 9.022 kali, dan nilai transaksi Rp 244 miliar.
Saham tertekan bertepatan dengan ex  date dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi yang jatuh pada hari ini. Ex dividen adalah tanggal di mana investor tidak lagi mendapatkan hak dividen dari saham yang dibelinya. Biasanya, saat ex date , harga saham tertekan.
Kemarin saat cum dividen, saham sendiri hanya naik 0,60%.
Adapun dividen final BCA Rp 250/saham bakal dibayarkan pada 11 April 2025 mendatang. Jika mengacu pada harga saham kemarin Rp 8.375, maka potensi yield dividen final sekitar 2,98%.
Total Dividen
Direksi sempat menjelaskan bahwa berdasarkan keputusan rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) tanggal 12 Maret 2025, perseroan akan membagikan dividen tunai untuk tahun buku 2024 sebesar Rp 300 per saham.
"Dengan ketentuan bahwa atas dividen tunai tersebut sudah termasuk dengan dividen interim tahun buku 2024 sebesar Rp 50 per saham yang telah dibayarkan oleh perseroan kepada para pemegang saham pada tanggal 11 Desember 2024," jelas direksi BCA dalam keterbukaan informasi
Sehingga, lanjut direksi Bank Central Asia, sisa dividen tunai per saham untuk tahun buku 2024 yang akan dibayarkan adalah sebesar Rp 250 per saham. Atau totalnya Rp 30,8 triliun.

Sumber : investor.id