HRUM, ANTM, MDKA, INCO Anjlok, tapi GOTO yang Paling Dalam
Saturday, June 22, 2024       17:13 WIB

JAKARTA, investor.id - Sejumlah saham di indeks LQ45 sedang mengalami tekanan selama periode per penutupan 31 Mei 2024 sampai 21 Juni 2024 kemarin.
Terpantau saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk ( GOTO ) menjadi saham LQ45 yang turunnya terdalam di periode tersebut, yakni mencapai 23,1% ke Rp 50 alias gocap.
Setelahnya ada saham PT Harum Energy Tbk ( HRUM ) -19,3%, juga saham PT Aneka Tambang Tbk ( ANTM )/Antam -16%.
Kemudian saham PT Merdeka Copper Gold Tbk ( MDKA ) -14,4%, serta saham PT Vale Indonesia Tbk ( INCO ) -13,9%.
Selain itu ada saham PT Merdeka Battery Materials Tbk ( MBMA ) -13,4%, dan saham PT Bank Jago Tbk ( ARTO ) -12,9%.
Saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk ( GOTO ) masih diparkir stagnan di Rp 50 alias gocap per akhir sesi I perdagangan 21 Juni 2024.
Terpantau banyak yang berminat menyerok saham GOTO di Rp 50. Hingga per penutupan 21 Juni terdapat antrean beli di Rp 50 mencapai 34,46 juta lot saham. Selain itu, saham GOTO kemarin mencatatkan  net foreign buy  Rp 19,2 miliar
Saham GOTO di Rp 50 diburu bersamaan dengan Bursa Efek Indonesia (BEI) mengimplementasikan perubahan Peraturan I-X per 21 Juni 2024. Perubahan tersebut menyesuaikan kriteria saham masuk dan keluar papan pemantauan khusus pada kriteria nomor 1, 6, 7, dan 10.
Pada kriteria nomor 1, berubah jadi suatu saham dapat masuk ke dalam papan pemantauan khusus apabila selama 3 bulan terakhir harga rata-rata di pasar reguler dan/atau pasar reguler  periodic call auction  kurang dari Rp 51,00 yang disertai dengan kondisi likuiditas rendah, yaitu memiliki nilai transaksi rata-rata harian kurang dari Rp 5 juta dan volume transaksi rata-rata harian kurang dari 10.000 lembar saham.
Dengan kebijakan baru tersebut, membuat saham GOTO tak memenuhi kriteria 1 papan pemantauan khusus, meski harganya Rp 50 atau di bawah Rp 51. Lantaran saham GOTO volume dan nilai transaksinya cukup tinggi. Selain itu, saham GOTO diparkir di Rp 50 baru sejak 19 Juni 2024.
Sebagai informasi, pada papan pemantauan khusus  full call auction  (FCA), saham dapat diperdagangkan sampai harga minimum Rp 1. Auto rejection untuk saham dengan harga Rp 1-10 sebesar Rp 1, sedangkan untuk saham dengan harga di atas Rp 10 sebesar 10%.

Sumber : investor.id