Kuartal III/2019, Penjualan PCAR Merosot Hingga 68,85 Persen
Monday, November 18, 2019       17:30 WIB

Ipotnews - Kinerja PT Prima Cakrawala Abadi Tbk () di kuartal III/2019 masih merosot.
Hal itu tercermin dari penjualan bersih yang tercatat sebesar Rp 46,38 miliar di sepanjang Januari - September 2019.
Padahal tahun sebelumnya penjualan bersih mencapai Rp 148,94 miliar di periode yang sama. Artinya terjadi penurunan penjualan bersih sekitar 68,85% secara tahunan ( year-on-year /yoy) di kuartal III 2019.
Di sisi lain, beban pokok penjualan mengalami penurunan sebesar 72,80% secara yoy dari yang semula sebesar Rp 143,10 miliar pada kuartal III tahun lalu menjadi Rp 38,91 miliar di kuartal III tahun ini.
Alhasil, laba bruto perseroan tercatat mengalami kenaikan sekitar 26,83% secara yoy menjadi Rp 7,47 miliar pada sembilan bulan pertama tahun ini. Sebelumnya laba bruto tercatat sebesar Rp 5,89 miliar di periode sama tahun sebelumnya.
Tapi, hal ini juga diiringi oleh kenaikan pada pos-pos beban lainnya, seperti misalnya beban umum administrasi sebesar 1,85% secara yoy menjadi Rp 9,44 miliar serta adanya rugi selisih kurs sebesar Rp 700,89 juta di kuartal III 2019. Alhasil kenaikan beban pokok penjualan yang ada masih belum bisa menutupi penurunan terjadi pada penjualan bersih.
Alhasil, produsen kepiting olahan ini masih membukukan rugi tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada entitas induk alias rugi bersih sebesar Rp 4,88 miliar pada sembilan bulan pertama tahun 2019.
Angka ini mengalami kenaikan sekitar 85,69% secara yoy dibanding rugi bersih di kuartal III tahun lalu yang sebesar Rp 2,63 miliar.
Menurut Sekretaris Perusahaan , Baradian Ferry, turunnya penjualan bersih perseroan dipicu oleh kemarau yang berkepanjangan. Hal ini juga turut diperparah dengan adanya penurunan harga jual dibanding tahun lalu.
Kendati demikian, ia mengungkapkan perseroan akan terus menjaga agar tetap bisa mengejar target atau setidaknya menjaga agar realisasi yang ada tidak meleset jauh dari target, mengingat faktor cuaca yang ada.
"Seharusnya di kuartal IV ini bagus, tapi sampai dengan bulan ini masih kemarau, seharusnya kan sudah musim hujan," jelas Baradian Ferry seperti dikutip Kontan, Kamis (14/11).
Berdasar laporan tahunan di tahun 2018, perseroan menargetkan penjualan di tahun 2019 bisa menjadi sebesar Rp 60,7 miliar atau setara dengan 256,57 ton dengan menyasar Amerika Serikat sebagai target pasar utama.
Sementara itu keuntungan ditargetkan akan dijaga sebesar Rp 1,8 miliar atau setara dengan margin sekitar 2,09%. (winardi)

Sumber : Admin
1,995
9.6 %
175 %

2

BidLot

4

OffLot