Pasar Bullish Lagi, Namun Jadikan 2 ETF Berikut Sebagai Benteng Jika Pasar Berbalik Arah
Friday, March 27, 2020       09:39 WIB

Ipotnews - Pasar saham kembali semarak. Setelah kenaikan terbaik 2 dekade sebesar 10.19 persen pada perdagangan kemarin, IHSG pagi akhir pekan ini, Jumat (27/3), dibuka membubung 6,81 persen. Tentunya, tren bullish ini akan mendorong laju ETF saham.
Dalam catatan ETF Morning Notes-nya pagi ini, ETF Desk Indo Premier Sekuritas merekomendasikan dua ETF - yakni (SriKehati) dan ( MSCI Indo Large Cap) - sebagai pilihan utama. Kedua ETF kemarin adalah pemimpin rebound besar barisan ETF dan bisa menjadi benteng saat pasar berbalik arah.
"Penguatan lanjutan di dua ETF kami, (SriKehati) dan ( MSCI Indo Large Cap) yang kemarin sebagai leading rebound ETF. Kami melihat momentum yang tepat untuk selective buy di kedua ETF ini. Volatilitas yang rendah dan konstituen di saham defensive yang tinggi juga dapat menjadi buffer jika kondisi berbalik arah," papar ETF Desk Indo Premier dalam catatannya.
Sebagai catatan, sejumlah hal berikut menjadi latar belakang pertimbangan:
Bursa Wall Street ditutup menguat melanjutkan penguatan di hari ketiga dan DJI selama 3 hari telah mencatatkan kenaikan sebesar 20%. Sentimen positif dari stimulus fiskal senilai USD2tn guna mengurangi dampak penurunan ekonomi akibat wabah virus Corona masih menjadi sentimen positif di pasar saat ini. Lokal, IHSG diperkirakan melanjutkan trend positif hari ini setelah kemarin ditutup menguat 10%, trend positif masih dari sentimen global. Namun Indo saat ini masih dalam tahap waspada terhadap wabah virus Corona karena mayoritas masih melakukan WFH dan Social Distancing.
Policy: Pemerintah berencana untuk menyalurkan bantuan langsung tunai (BLT) bagi kelompok masyarakat dengan ekonomi rentan sebanyak 29 juta warga. Belum ada nilai dan skema untuk rencana ini.
Infra: Kementrian PUPR melakukan evaluasi budget di tahun 2020 dan akan menunda proyek yang skala prioritasnya rendah. Belum ada jenis proyek yang disebutkan akan ditunda akibat wabah virus Corona ini.
: FY19 Result, Laba bersih Rp613bn (-11% yoy), Pendapatan Rp5.9tn (+5% yoy). Laba bersih diatas konsensus.
Corona Update: Indonesia, Positif: 893 Kasus; Sembuh 35 Kasus; Meninggal 78 Kasus. Global, Positif: 416,686 Kasus. *Data per 26/3/20.

Sumber : admin
197
0.0 %
0 %

0

BidLot

0

OffLot