Potensi Pasar Tinggi, KRAS Targetkan Produksi Baja Guard Rail Sebanyak 12.000 Ton
Thursday, November 25, 2021       16:57 WIB

Ipotnews - PT Krakatau Steel (Persero) Tbk () menyatakan produk baja guard rail saat ini memiliki pangsa pasar yang sangat besar. Produk ini banyak digunakan untuk pengamanan pada jalan umum. Guard Rail atau pagar pengaman ini merupakan baja jenis W Beam yang terbuat dari baja yang digalvanis.
Direktur Utama , Silmy Karim mengatakan tingginya permintaan produk ini seiring dengan masifnya pembangunan infrastruktur jalan yang dilakukan pemerintah. Hal ini menjadi peluang bagi perseroan untuk memasifkam produksinya. Ditargetkan tahun ini sebanyak 12.000 ton per tahun.
"Guard rail ini diproduksi dengan bahan baku Hot Rolled Coil (HRC) kemudian diproses akhir pembentukan sesuai spesifikasi. Kami menargetkan penjualan baja hilir guard rail ini dapat memenuhi kebutuhan proyek pemerintah, proyek swasta nasional, maupun untuk kebutuhan pasar ekspor," kata Silmy dalam keterangannya, Kamis (25/11).
Diketahui produk guard rail adalah kelengkapan tambahan pada jalan yang berfungsi sebagai pencegah pertama bagi kendaraan bermotor yang tidak dapat dikendalikan agar tidak keluar dari jalur. Produk baja ini merupakan lempengan baja profil yang dipasang melintang terhadap tiang penyangga dan dipasang sejajar dengan sumbu jalan. Kelebihan dari produk baja hilir guard rail Krakatau Steel ini yaitu mempunyai faktor keamanan dengan kekuatan yang tinggi.
Silmy menambahkan, hingga saat ini telah meluncurkan sebelas produk hilirisasi termasuk produk baja guard rail ini. Keseluruhan program hilirisasi baja merupakan bagian dari upaya Krakatau Steel untuk terus meningkatkan nilai penjualan yang menjadi kunci kinerja positif.
"Selain program hilirisasi baja, kami juga akan menguatkan program digitalisasi kami untuk menguatkan peningkatan penjualan. Besok kami akan meluncurkan aplikasi marketplace produk baja pertama di Indonesia. Ini akan menjadi gebrakan baru bagi Krakatau Steel menjelang penghujung tahun 2021 ini," pungkasnya.
(Marjudin)

Sumber : Admin
An error occurred.