Resonansi Tren Naik Harga CPO, Penjualan SGRO Kuartal III Melonjak Signifikan Jadi Rp3,90 Triliun
Wednesday, October 27, 2021       17:26 WIB

Ipotnews - Tren kenaikan harga minyak sawit (crude palm oil / CPO) beresonansi langsung dengan kinerja keuangan PT Sampoerna Agro Tbk (). Terlihat pada kuartal III 2021, mencatat penjualan senilai Rp3,90 triliun, naik signifikan dari penjualan di periode yang sama tahun lalu sebesar Rp2,25 triliun.
Budi Setiawan Halim, CEO mengatakan pemicu kenaikan harga itu adalah pelonggaran lockdown di negara konsumen minyak nabati seperti Tiongkok serta adanya kebijakan penurunan pajak impor dari India. Selain itu, jumlah persediaan masih terbatas akibat rendahnya produktivitas pasokan dari Malaysia.
"Program mandatori biodiesel yang secara konsisten terus didukung oleh Pemerintah Indonesia juga turut menjaga kestabilan permintaan CPO domestik, sehingga dapat menjadi katalis positif bagi harga CPO, bahkan sampai saat ini masih terus menguat hingga mencapai level tertingginya di sepanjang masa," ujar Budi dalam keterangan resminya, Rabu (27/10).
Harga jual rata-rata CPO Perseroan pada periode triwulan III 2021 mencapai Rp10.290 per kg atau meningkat sebesar 25 persen dibandingkan pada periode yang sama di tahun sebelumnya. Harga jual rata-rata inti sawit (PK), yang merupakan produk penyumbang penjualan terbesar kedua dalam periode tersebut membukukan nilai yang lebih tinggi.
Harga jual rata-rata PK pada triwulan III 2021 sebesar Rp6.521 per kg atau atau 49 persen lebih tinggi dibandingkan tahun lalu. Diharapkan tren kenaikan harga ini masih akan terus berlanjut sehingga bisa memberikan dampak positif bagi perseroan.
"Kami optimis harga CPO pada triwulan keempat nanti masih berada di level yang lebih tinggi jika dibandingkan secara triwulanan dan tahunan," pungkas Budi. (Marjudin)

Sumber : admin
An error occurred.