Bursa Sore: IHSG Turut Terseret Profit Taking Market Regional
Wednesday, January 15, 2020       16:26 WIB

Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) longsor pada perdagangan hari Rabu (15/1). Indeks melorot -0,66 persen (-43 poin) ke level 6.283.
Indeks LQ45 -0,70% ke 1.025. Indeks IDX30 -0,68% ke level 560. Indeks IDX80 -0,80% ke 143. Indeks JII -0,49% ke posisi 693. Indeks Kompas100 -0,74% ke 1.284. Indeks Sri Kehati -0,77 persen ke 404. Indeks SMInfra18 -1,83 persen ke level 320.
Saham-saham teraktif: , , , , , , .
Saham-saham top gainers LQ45: , , , , , , .
Saham-saham top losers LQ45: , , , , , , .
Nilai transaksi mencapai Rp7,76 triliun. Volume trading sebanyak 125,43 juta lot saham. Investor asing membukukan beli bersih Rp79,25 miliar.
Nilai tukar rupiah menguat +0,037 persen ke level Rp13.660 terhadap USD (04.00 PM).
Bursa Asia
Pasar saham Asia ke zona merah pada perdagangan hari Rabu (15/1). Para investor menunggu moment penandatanganan perjanjian perdagangan AS-China dengan sentimen yang sedikit mengganggu. Kementerian Keuangan AS menyatakan tarif impor bagi produk asal China masih tetap berlaku saat ini.
Pernyataan tersebut berdampak terhadap aksi profit taking pada aset-aset berisiko.
"Perkembangan belakangan ini akan mendorong pertumbuhan global dan risiko penurunan perdagangan mungkin sedikit berkurang," ujar Felicity Emmentt, Analis Senior ANZ seperti dikutip CNBC .
Meski demikian dia menambahkan, ruang kekecawaan masih tetap ada karena fase kedua perjanjian perdagangan AS-China belum dinegosiasikan.
Market saham Jepang ke zona merah. Indeks Topix melemah 0,54 persen ke 1.731. Begitu pula dengan pasar saham Korsel dimana Indeks Kospi terbenam di zona pelemahan.
Sementara itu pasar saham Hong Kong juga terseret pelemahan regional. Sedangkan market saham Tiongkok melemah di ujung sesi. Indeks Shenzhen Composite turun 0,22 persen ke 1.814 dan Indeks Shenzhen Component turun 0,15 persen ke 10.972.
Namun bursa saham Australia melawan arus pelemahan di sebagian besar pasar saham Asia. Indeks S&P/ASX200 di bursa Australia ke zona positif seiring dukungan penguatan mayoritas sektor saham.
Indeks Bursa Asia
Indeks MSCI Asia Pasifik (tidak termasuk bursa saham Jepang) -0,48 persen.
Indeks Nikkei 225 (Jepang) -0,45% ke level 23.916.
Indeks Shanghai Composite -0,54% ke 3.090.
Indeks Hang Seng (Hong Kong) -0,39% ke 28.773.
Indeks Kospi (Korsel) -0,35% ke 2.230.
Indeks S&P/ASX200 (Australia) +0,47% ke 6.994.
Indeks STI (Singapura) -0,52% ke 3.253.
Nilai Tukar
Indeks dolar AS lesu ke level 97,335 dibanding level sebelumnya 97,562.
Nilai tukar yen bangkit di posisi 109,92 di banding level sebelumnya pada posisi 110,01.
Dolar Australia melemah ke kisaran level $0,6899 dari posisi di sesi sebelumnya di $0,69.
Bursa Eropa
Opening pasar saham Eropa mixed pada perdagangan hari Rabu (15/1) pagi waktu setempat menjelang penandatanganan perjanjian perdagangan AS dan China. Namun optimisme tersebut sedikit dalam tekanan menyusul pernyataan Menteri Keuangan AS.
Indeks DAX (Jerman) -0,04% ke 13.451.
Indeks FTSE (Inggris) +0,12% di posisi 7.631.
Indeks CAC (Perancis) +0,15% pada level 6.049.
Oil
Harga minyak terkoreksi di sesi pagi pada perdagangan hari Rabu (15/1) di tengah kekhawatiran penandatangan perjanjian perdagangan AS-China tidak akan memicu demand terhadap oil karena AS berniat mempertahankan tarif impor terhadap barang asal China untuk saat ini.
Minyak Brent drop 16 sen ke harga USD64,33 per barel (07.45 GMT). Sedangkan minyak WTI melemah 15 sen ke level USD58,08 per barel.
(cnbc/reuters/awj/idx)

Sumber : admin
1,295
-6.2 %
-85 %

48

BidLot

873

OffLot