- IHSG menguat tipis +0,22% ke level 6.971 dengan nilai transaksi yang cukup solid sebesar Rp20,65 triliun.
- Pasar saham Asia mencatatkan penguatan masif, terutama Kospi Korea Selatan (+5,12%) yang mencetak rekor tertinggi sepanjang masa.
- Harga minyak dunia merangkak naik (Brent USD108,84) karena belum adanya kepastian damai permanen, yang memicu kekhawatiran inflasi berkelanjutan.
Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) selamat dari zona merah pada perdagangan hari Senin (4/5). IHSG bertambah 15 poin atau +0,22% ke level 6.971.
Sebanyak 593,6 juta lot saham tercatat sebagai volume perdagangan. Volume perdagangan tersebut membukukan nilai transaksi Rp20,65 triliun.
Saham top gainers LQ45: , , , , , ,
Saham top losers LQ45: , , , , , , .
Sektor saham konsumer primer leading terkuat, naik +2,53%. Saham-saham sektor ini yang bergerak naik antara lain +7,96%, +6,58%, +0,90%, +0,61%
Sektor kesehatan paling terpuruk, drop -1,63%. Saham sektor tersebut yang melemah -3,48%, -3,20%, -0,80%, -0,62% .
Bursa Asia
Market saham di Asia naik pada perdagangan hari Senin (4/5) sore. Indeks saham MSCI Asia-Pasifik di luar Jepang naik 3%.
Investor merasa lega dengan tanda-tanda kemajuan yang tidak merata dalam menyelesaikan konflik Timur Tengah.
Presiden Donald Trump mengatakan AS akan memulai upaya untuk membebaskan kapal-kapal yang terdampar di Selat Hormuz pada Senin pagi, meskipun ia tidak memberikan rincian rencana tersebut.
Iran sebelumnya mengatakan AS telah menanggapi proposal 14 poinnya melalui Pakistan dan sedang meninjau tanggapan tersebut, meskipun Trump mengatakan kemungkinan besar tidak akan dapat diterima.
Libur di pasar saham Jepang menyebabkan kondisi perdagangan yang tipis, sehingga indeks berjangka Nikkei hanya naik sedikit di 59.810 dibandingkan penutupan pasar tunai di 59.513.
Ancaman inflasi yang didorong oleh harga minyak juga telah meningkatkan imbal hasil obligasi yang menantang valuasi ekuitas. Sementara beberapa bank sentral utama telah bersikap hawkish terhadap kebijakan.
Prospek kebijakan Fed dapat berubah karena sejumlah data minggu ini, termasuk laporan penggajian untuk bulan April pada hari Jumat. Perkiraan median menunjukkan peningkatan 60.000 lapangan kerja setelah kenaikan luar biasa sebesar 178.000 pada bulan Maret.
Pasar saham Korea Selatan melesat pada hari Senin (4/5) dan mencapai rekor baru, setelah mencatatkan kenaikan bulanan terkuat pada bulan April.
Indeks Saham Asia
Hang Seng (Hong Kong) +1,24% ke 26.095
Indeks Kospi (Korsel) +5,12% ke 6.936
Taiex (Taiwan) +4,57% ke 40.705
S&P/ASX200 (Australia) -0,37% ke 8.697
Asia Currencies
Yen naik 0,05% menjadi 156,93 per USD
SGD down 0,12% menjadi 1,2743 per USD
AUD drop 0,08% ke posisi 0,7196 per USD
Rupiah drop 0,33% menjadi 17.394 per USD
Rupee melorot 0,09% ke 95,0075 per USD
Yuan melaju 0,16% ke 6,8289 per USD
Ringgit menguat 0,37% ke 3,9562 per USD
Baht turun 0,44% ke 32,5220 per USD
Bursa Eropa
Pasar saham Eropa menguat pada perdagangan hari Senin (4/5) karena investor terus memantau perkembangan di Timur Tengah dan potensi munculnya kembali ketegangan perdagangan transatlantik.
Indeks acuan pasar Eropa, Stoxx 600 naik 0,1% tak lama setelah bel perdagangan pagi di London. Indeks CAC 40 Prancis turun 0,1%. Indeks DAX Jerman naik 0,1% dan Indeks FTSE MIB Italia memimpin dengan kenaikan 0,4%. Bursa saham Inggris libur musim semi.
Sebagian besar sektor regional berada di wilayah positif, dengan sektor telekomunikasi memimpin dengan kenaikan 1,2%. Di sini, Nokia melonjak 7% pada awal transaksi, sehingga keuntungan perusahaan telekomunikasi Finlandia itu mencapai lebih dari 100% sejak awal tahun. Ini terjadi setelah Inseego mengakuisisi perusahaan telekomunikasi Finlandia tersebut. Pada hari Kamis, mereka mengatakan akan mengakuisisi bisnis akses nirkabel tetap Nokia.
Oil
Harga minyak sedikit naik pada hari Senin (4/5) sore, didukung oleh tidak adanya kesepakatan damai AS-Iran yang membuat pasokan terbatas dan harga di atas $100 per barel.
Harga minyak mentah Brent berjangka naik 67 sen, atau 0,6%, menjadi $108,84 per barel. Minyak mentah West Texas Intermediate AS naik 65 sen, juga 0,6%, menjadi $102,59 per barel.
Presiden Donald Trump mengatakan AS akan memulai upaya untuk membantu kapal-kapal yang terdampar di Selat Hormuz. Tetapi harga tetap di atas $100 per barel, tanpa adanya kesepakatan damai yang terlihat dan pengiriman melalui jalur air strategis tersebut masih terbatas.
Trump menjadikan pengamanan kesepakatan nuklir dengan Teheran sebagai prioritas. Tetapi Iran ingin menunda pembicaraan nuklir hingga setelah perang dan terlebih dahulu mencabut blokade saingan terhadap pelayaran di Teluk.
(reuters/cnbc/bloomberg/idx/AI)
Sumber : admin
powered by: IPOTNEWS.COM